149 Unit Tablet Milik SMPN 1 Semanding Tuban Hilang, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

0

149 Unit Tablet Milik SMPN 1 Semanding Tuban Hilang, Kerugian Mencapai Ratusan JutaGaekon.com – Sebanyak 149 unit perangkat tablet milik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur raib dibawa pencuri. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 296.510.000.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, 149 unit tablet tersebut merek Samsung Galaxy Tab. Kepala SMP Negeri 1 Semanding, Jajuk Jarijatmi mengatakan bahwa kerugian material yang dialami diperkirakan mencapai Rp 296.510.000.

“Satu unit tablet samsung galaxy tab harganya Rp 1.999.999, tinggal hitung saja kali 149 unit,” tuturnya.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Semanding. Kapolsek Semanding, Iptu Carito menuturkan saat oleh tempat kejadian perkara, petugas kepolisian tidak menemukan adanya kerusakan pada kunci pintu ruang laboratorium komputer.

Kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hilangnya ratusan tablet milik SMP Negeri 1 Semanding itu.

Ratusan tablet itu diketahui merupakan perangkat pembelajaran online siswa SMP Negeri 1 Semanding selama masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Jajuk menjelaskan bahwa sejak pembelajaran tatap muka (PTM) diperbolehkan, ratusan tablet itu disimpan dalam ruang laboraturium komputer.

“Sekarang kan baru saja anak-anak masuk pembelajaran tatap muka terbatas, jadi tablet itu dikumpulkan,” kata Jajuk.

Hilangya ratusan tablet tersebut awalnya diketahui oleh seorang pegawai sarana prasarana ruang laboratorium komputer SMP Negeri 1 Semanding, Budi Santoso pada Senin (30/8).

Saat itu, Toni masuk ke ruang laboratorium komputer hendak memasukkan laptop di lemari penyimpanan perangkat multimedia. Toni melihat tumpukan dushbook tablet kondisinya acak-acakan.

“Saat itu, pegawai sarpras tak menaruh curiga karena mengira tabletnya sedang dipinjam siswa,” terangnya.

Keesokan harinya, Toni menanyakan sekaligus mengabarkan perihal keberadaan tablet yang banyak berkurang banyak tersebut kepada Jajuk. Seketika Jajuk mengaku kaget, saat dicek ke ruang laboratorium komputer, ternyata tablet sudah banyak yang hilang.

D For GAEKON