2 Terduga Dihadirkan Dalam Pra-Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Wartawan Majalah Tempo

0

2 Terduga Dihadirkan Dalam Pra-Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Wartawan Majalah TempoGaekon.com – Penganiayaan yang dialami oleh wartawan Majalah Tempo, Nurhadi kini terus ditindaklanjuti. Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan Pra-rekonstruksi di tempat kejadian pada Senin (29/3).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Viva, Pra-rekonstruksi dilakukan di Gedung Samudra Bumimoro kompleks Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL, Krembangan, Surabaya.

Dalam Pra-rekonstruksi tersebut, dua terlapor yang diduga menganiaya Nurhadi, F dan P, dihadirkan.

Kuasa hukum Nurhadi dari KontraS Surabaya, Fatkhul Khoir, menjelaskan pra-rekonstruksi dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Totok Sunaryanto.

Rekonstruksi diawali Nurhadi masuk ke dalam gedung. Korban kemudian dibawa ke pos penjagaan, turun dari mobil dan dibawa ke sebuah gudang di belakang mushola.

Dalam gudang tersebut Nurhadi dianiaya, dicekik, dipukul dan dijambak. Saat itu juga terjadi perampasan alat kerja.

Peran dua terduga F dan P dalam kasus itu mulai terlihat ketika adegan direkonstruksi di dalam gudang. Fatkhul menyebut F dan P adalah oknum polisi.

“Pra-rekonstruksi (dilakukan) kemudian untuk lebih fokus sejauh mana keterlibatan dua oknum polisi yang kemarin kita laporkan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan jurnalis dari berbagai organisasi wartawan melakukan aksi solidaritas atas penganiayaan yang dialami Nurhadi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Mereka mengecam aksi kekerasan itu mengancam kebebasan pers. Wartawan mendesak kepolisian mengusut kasus itu secara tuntas.

Nurhadi mengalami penganiayaan oleh sejumlah oknum saat hendak mengonfirmasi kasus suap yang ditangani KPK dan menjerat mantan Direktur Penindakan Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji, Sabtu lalu.

D For GAEKON