20 Pecahan Uang Rupiah Khusus Resmi Ditarik BI Dari Peredaran Per 30 Agustus 2021

0

20 Pecahan Uang Rupiah Khusus Resmi Ditarik BI Dari Peredaran Per 30 Agustus 2021Gaekon.com – 20 Pecahan Uang Rupiah Khusus (URK) Tahun Emisi 1970 sampai dengan 1990 resmi ditarik dari peredaran per tanggal 30 Agustus 2021.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Bank Indonesia (BI) mencabut dan menarik uang tersebut dari peredaran melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/12/PBI/2021.

Pencabutan dan penarikan itu terhitung sejak 30 Agustus 2021. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan bahwa uang tersebut mulai tanggal 30 Agustus sudah tidak lagi berlaku.

“Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Erwin.

Berikut Uang Rupiah Khusus yang ditarik dari peredaran:

  1. Uang Rupiah Khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1970 sebanyak 10 (sepuluh) pecahan;
  2. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1974 sebanyak 3 (tiga) pecahan;
  3. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1987 sebanyak 2 (dua) pecahan;
  4. Uang Rupiah Khusus Seri Perjuangan Angkatan ’45 Tahun Emisi 1990 sebanyak 3 (tiga) pecahan;
  5. Uang Rupiah Khusus Seri Save The Children Tahun Emisi 1990 sebanyak 2 (dua) pecahan.

Masyarakat Bisa Menukar Uang Di Bank Umum

Erwin menerangkan bahwa bagi masyarakat yang memiliki URK tahun emisi tersebut dan ingin menukarnya, bisa menukarkan di Bank Umum terhitung sejak 30 Agustus 2021 sampai dengan 29 Agustus 2031 atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan.

Penggantian atas URK tahun emisi 1970 sampai dengan tahun emisi 1990 yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada URK dimaksud.

“Layanan penukaran juga dapat dilakukan baik di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia, dengan mengacu pada ketentuan atau informasi mengenai jadwal operasional dan layanan publik BI,” terang Erwin.

Penggantian atas URK dalam kondisi lusuh, cacat, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Bank Indonesia mengenai pengelolaan uang Rupiah, yaitu i) Dalam hal fisik uang Rupiah logam lebih besar dari 1/2 ukuran aslinya dan ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan, dan ii) Dalam hal fisik uang Rupiah logam sama dengan atau kurang dari 1/2 ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

Meski demikian, BI menghimbau agar masyarakat yang akan melakukan penukaran di seluruh kantor bank sentral tetap menjalankan protokol Covid-19.

D For GAEKON