21 Penambang Emas Ilegal Di Solok Selatan Diringkus Polisi

0

21 Penambang Emas Ilegal Di Solok Selatan Diringkus PolisiGaekon.com – Sebanyak 21 pekerja tambang emas ilegal di Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, berhasil diringkus polisi. Penangkapan kali ini termasuk yang terbanyak jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto mengatakan bahwa dalam penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan sebuah blower, dua buah selang sambungan ke lobang dari blower, sebuah martil, dan satu karung hasil galian batu emas.

Tedy juga menerangkan oknum yang mempekerjakan puluhan orang tersebut namanya sudah dikantongi. Ia juga diduga sebagai pemodal dari aktivitas tambang emas ilegal itu.

“Iya pemodal dan siapa di belakangnya itu sudah diketahui,” katanya.

Penambang emas ini, lanjutnya melakukan penambangan dengan cara membuat lubang untuk mencari batu yang diperkirakan memiliki kandungan emas. Kemudian, batu tersebut dihancurkan dengan alat yang disebut gelondong.

“Setelah batu dihancurkan, kemudian direndam dengan bahan kimia untuk memisahkan emas,” ujarnya.

Puluhan orang itu berasal dari Tasikmalaya Jawa Barat, pekerja tambang tersebut diduga direkrut oleh seseorang yang masih dilakukan pengejaran.

Penggerebekan ini melibatkan sekitar 30 personel gabungan. Razia itu dilakukan saat malam hari dengan menempuh jalur darat melalui Kabupaten Dharmasraya. Hal ini bertujuan agar tidak ada kebocoran informasi saat dilakukan operasi.

Pergerakan personel juga dilakukan secara diam-diam dan dilakukan penjagaan di empat lokasi dengan menempatkan personel sebanyak 23 orang.

Pasalnya, selama ini dalam memberantas penambangan emas secara ilegal yang beroperasi di daerah itu selalu bocor, saat akan dilakukan penggerebekan sesampainya di TKP sudah tidak ada orang.

D For GAEKON