Surabaya – Menjelang Pilwali Surabaya 2020, saat ini terdapat tiga kekuatan besar yang terpantau di Pemilihan Wali Kota atau Pilwali Surabaya 2020. Tiga kekuatan besar itu adalah koalisi besar pengusung Machfud Arifin, PDI Perjuangan (PDIP), dan partai yang belum menentukan pilihan.

Koalisi besar pengusung Machfud Arifin adalah PKB, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PPP. Ada peluang juga Partai Golkar akan bergabung di koalisi untuk mengusung Irjen Pol Machfud Arifin. Partai Golkar hingga saat ini memang belum resmi mendukung pencalonan Machfud Arifin di Pilwali Surabaya.

Ketua DPD Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono menyampaikan pihaknya telah mengusulkan tiga orang ke DPP untuk diusung di Pilwali Surabaya. “Seleksi Partai Golkar belum selesai,” kata Blegur kepada GAEKON, Sabtu (1/2).

Dia menyebut, ada dua nama lain yang juga diusulkan ke DPP. Selain Machfud Arifin, ada nama KH Zahrul Azhar Asumta As’ad atau Gus Hans, dan satu orang yang masih dirahasiakan. Menurutnya, usulan tersebut disampaikan untuk posisi calon wali kota.

Anggota DPRD Jatim ini menyebutkan sejumlah kriteria akan menjadi pertimbangan DPP dalam menyeleksi calon. Salah satunya adalah program membangun Surabaya hingga latar belakang calon. Selain itu, faktor terpenting adalah tingkat keterpilihan.

Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP pun belum juga menurunkan rekomendasi figur yang diusung di Pilwali Surabaya 2020. Selain itu, ada beberapa partai yang belum menentukan pilihan secara resmi, seperti PKS, Golkar, dan Nasdem.

Di tempat lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih fokus untuk menyelesaikan tahap konvensi untuk menentukan figur yang akan diusung di Pilwali Surabaya 2020. Sekretaris DPD PSI Surabaya, Tjutjuk Supariono mengatakan sosok figur hasil konvensi yang akan menentukan arah koalisi PSI.

“Jadi kami sesuai hasil konvensi,” kata Tjutjuk kepada GAEKON, Selasa (11/2). Menurut Tjutjuk, figur hasil konvensi itu akan menjadi daya tawar kepada partai lain untuk membangun koalisi.
Tjutjuk menegaskan PSI akan menyelesaikan konvensi untuk menilai figur yang layak diusung. Dalam waktu dekat tahapan konvensi akan memasuki tahap debat kandidat. Tjutjuk mengaku komunikasi lintas partai masih berjalan informal. “Kami murni konsentrasi dulu di konvensi,” pungkasnya.

W For GAEKON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here