4 Hari Hilang Di Bukit Kendil Merapi, Basarnas Yogyakarta Ubah Pencarian Pakai Metode Pemantauan

0

4 Hari Hilang Di Bukit Kendil Merapi, Basarnas Yogyakarta Ubah Pencarian Pakai Metode PemantauanGaekon.com – Basarnas Yogyakarta hingga kini belum berhasil menemukan warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman bernama Selamiyo (35) yang hilang di Bukit Kendil.

Melansir dari Kompas, Koordinator Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengatakan bahwa survivor masih belum ditemukan.

“Hasil briefing evaluasi SAR Gabungan hari Kamis pukul 17.00 WIB, bahwa survivor masih belum ditemukan,” ujar Pipit.

Evaluasi pada Kamis (23/9) melibatkan Muspika, pihak keluarga, dan semua unsur SAR gabungan. Hasil evaluasi dan koordinasi untuk hari ke-4 Jumat (24/9) ada perubahan metode pencarian menjadi metode pemantauan.

Pihak keluarga telah menyetujui perubahan tersebut, bahkan mereka juga sudah mengikhlaskan. Pipit Eriyanto menyampaikan perubahan metode ini bukan berarti pencarian dihentikan. Namun, tidak ada aktivitas SAR gabungan untuk melakukan pencarian dengan menyisir lokasi survivor terakhir terlihat.

“Metode pemantauan ini Basarnas Yogyakarta tetap berkordinasi, berkomunikasi dan menyambangi Muspika serta komunitas-komunitas yang berada di wilayah Merapi,” jelasnya.

Ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan perubahan metode ini. Pertimbangan pertama adalah status aktivitas Gunung Merapi pada level III (Siaga). Selain itu, saat ini masih pandemi Covid-19 dan DI Yogyakarta (DIY) ditetapkan pada level 3.

Guna mencegah terjadinya kerumunan, posko SAR gabungan ditutup. Proses pencarian tetap berlangsung dengan metode pemantauan.

Sebelumnya, Selamiyo (35) belum kembali ke rumah setelah pamit akan naik ke Gunung Merapi. Selamiyo meninggalkan rumah pada Selasa (21/9).

D For GAEKON