Ledakan Dahsyat Bak Gunung Meletus, 4 orang di Blitar jadi Korban, Seberapa Bahayakah Petasan?

0
Blitar
Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Gaekon.com – Ledakan keras berasal dari petasan di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu (19/2/23) menewaskan sedikitnya empat orang.

Ledakan yang terjadi pada pukul 22.50 WIB itu melahap hingga 26 rumah. Ledakan diperkirakan terjadi hingga radius 100-150 meter.

Tak hanya merusak rumah, ledakan tersebut juga mengakibatkan 4 orang tewas. Ditemukan 4 potongan tubuh korban dan telah berhasil teridentifikasi.

Empat potongan tubuh korban diketahui milik pemilik rumah dan dua orang anaknya. Satu korban merupakan keponakan korban. Berdasarkan keterangan keluarga lainnya, seluruh potongan tubuh korban masih satu keluarga.

Berikut identitas 4 korban tewas ledakan di Blitar:

  1. Sudarman (65) selaku pemilik rumah
  2. Aripin (Anak pemilik rumah)
  3. Widodo (Anak pemilik rumah)
  4. Wawa (Keponakan pemilik rumah)
Ledakan Dahsyat Bak Gunung Meletus, 4 orang di Blitar jadi Korban, Seberapa Bahayakah Petasan?
Sumber Foto: CCTV Warga Sekitar

Adapun jumlah korban terluka akibat ledakan petasan di Blitar ada 13 orang. Satu di antaranya, balita berusia 4 bulan yang kondisinya mengalami gegar otak.

Sejumlah kendaraan milik warga juga rusak dan tersisa puing-puingnya. Bahkan, ternak milik warga juga mati terkena ledakan.

Sejumlah warga yang terimbas ledakan saat ini mengungsi di rumah tetangganya yang tidak terimbas ledakan.

Bahaya Petasan

Melihat dari kasus yang ada di Blitar tersebut cukup miris. Bahkan, tetangganya yang tak ikut menyimpan petasan tersebut ikut terkena imbasnya. Meski petasan identik dengan sesuatu yang indah dan selalu jadi pelengkap saat perayaan hari-hari tertentu, namun sebenarnya seberapa bahayakah petasan ini?

– Bermain petasan bisa menimbulkan trauma pada anak, karena bunyinya yang cukup keras. Apalagi, jika anak tersebut belum pernah mendengar bunyi ledakan sebelumnya.

– Bermain petasan dapat menyebabkan polusi udara. Biasanya, setelah membakar petasan, kita kerap mencium aroma hangus yang berpotensi membuat sesak napas, batuk, hingga infeksi saluran pernafasan.

– Bermain petasan juga menimbulkan risiko luka bakar. Jika ledakan terkena tubuh dapat menyebabkan luka bakar yang cukup parah.

– Petasan bisa menyebabkan kebakaran hingga ledakan yang luar biasa. Hal ini dapat terjadi jika saat bermain petasan ada bahan-bahan yang mudah terbakar di lokasi bermain.

– Kondisi setiap orang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tidak semua individu bisa dengan tenang dan santai mendengar suara petasan dan kembang api. Beberapa orang bahkan bisa stres ketika mendengar suara petasan atau kembang api.

 

KA For GAEKON