Adukan Korupsi, Nurhayati Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Alasannya

0

Adukan Korupsi, Nurhayati Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini AlasannyaGaekon.com – Nurhayati, yang sempat melaporkan praktik dugaan korupsi oleh Kepala Desa Citemu kini juga ditetapkan sebagai tersangka.

Melansir dari CNN, Polres Cirebon Kota, Jawa Barat menjelaskan alasan Nurhayati ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar mengatakan bahwa Nurhayati diduga melanggar tata kelola keuangan.

“Walaupun tidak menikmati uangnya, namun hal ini yang melanggar Pasal 66 Permendagri No 20 Tahun 2018, yang mengatur tata kelola regulasi dan sistem administrasi keuangan,” kata Fahri.

Penyidikan kasus ini bermula dari informasi yang didapatkan pihaknya dari ketua BPD Desa Citemu. Penyidik kemudian mendapatkan bukti dugaan korupsi sehingga meningkat ke penyidikan.

“Penyidik menetapkan saudara S sebagai tersangka terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan terhadap pelaksanaan pekerjaan tahun anggaran 2018, 2019, 2020 APBDes Desa Citemu,” kata Fahri.

Penyidik melengkapi berkas dan penetapan tersangka S. Berkas itu dikirimkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).

“Ada P19 lagi dengan petunjuk yang diberikan oleh jaksa penuntut umum di mana petunjuk ini dituangkan dalam berita acara koordinasi dan konsultasi yang disebutkan bahwa agar dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap saudari Nurhayati dikarenakan perbuatannya adalah perbuatan yang termasuk kategori melawan hukum karena telah memperkaya tersangka Supriyadi,” ujar Fahri.

Penyidik kemudian menetapkan Nurhayati menjadi tersangka dan juga mengirimkan berkas perkara ke JPU.

Kedua berkas perkara dan kedua tersangka S maupun tersangka Nurhayati dinyatakan P21 atau dinyatakan lengkap oleh JPU.

Fahri menjelaskan bahwa penyidik wajib melengkapi berkas sesuai petunjuk yang diberikan oleh JPU. Selain itu, penyidik juga wajib melengkapi berkas dalam waktu 14 hari setelah tanggal penerimaan berkas perkara tersebut.

Nurhayati cukup kooperatif dalam memberikan keterangan saat diperiksa. Meski demikian, Nurhayati ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melanggar tata kelola regulasi dan sistem administrasi keuangan.

Akibat dari tindakan Nurhayati, kata Fahri, ada kerugian keuangan negara lantaran terjadi selama tiga tahun terakhir. Hal tersebut dianggap melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 Jo pasal 55 KUHP.

D For GAEKON