Akun Pengurus BEM UI Diretas, AAI: Usut Tuntas Jika Tidak Ingin Dicap Sebagai King Of Lip Service

0

Akun Pengurus BEM UI Diretas, AAI: Usut Tuntas Jika Tidak Ingin Dicap Sebagai King Of Lip ServiceGaekon.com – Akun media sosial pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) diduga diretas pasca lembaganya mengkritik Jokowi sebagai King of Lip Service.

Hal ini membuat Amnesty International Indonesia ikut buka suara. Menurut Direktur Eksekutif AAI, Usman Hamid salah satu yang bisa membuktikan Jokowi benar-benar melindungi kebebasan berpendapat adalah memerintahkan aparat mengusut kasus peretasan tersebut.

“Jika Presiden Jokowi tidak ingin dicap sebagai King of Lip Service, maka ia harus menunjukkan ucapannya dengan komitmen nyata, berupa kebijakan yang melindungi dan menjamin kemerdekaan berekspresi dan berpendapat. Termasuk melindungi mereka yang berbeda pandangan politik dengan pemerintah,” kata Usman.

Amnesty International menyayangkan sikap Rektor UI Ari Kuncoro yang memanggil BEM UI. Usman mengatakan bahwa seharusnya pihak kampus memberi dukungan terhadap kebebasan berekspresi mahasiswa.

“Tanggapan kritis seperti ini seharusnya mendapat dukungan, bukannya diminta dihapus oleh universitas atau mendapat pembalasan seperti peretasan,” tegas Usman.

Peretasan Akun Pengurus BEM UI Bentuk Pembungkaman Kebebasan Berpendapat

Usman mendesak pemerintah untuk segera mengusut tuntas peretasan yang dilakukan terhadap akun media sosial para pengurus BEM UI. Peretasan ini dinilai sebagai bentuk pembungkaman kebebasan berpendapat.

“Semua pelaku peretasan wajib diproses dengan adil, transparan, independen, dan dijatuhkan hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku berdasarkan bukti yang cukup,” terang Usman.

D For GAEKON