Anggota TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan Di Jakut, Begini Kronologinya

0

Anggota TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan Di Jakut, Begini KronologinyaGaekon.com – Anggota TNI AD, Sahdi menjadi korban aksi pengeroyokan sekelompok orang hingga meninggal dunia pada Minggu (16/1) di Jakarta Utara.

Melansir dari CNN, Berdasarkan keterangan saksi pengeroyokan itu bermula saat empat terduga pelaku mengendarai dua sepeda motor saling berboncengan.

“Kemudian turun dan mendatangi para saksi satu per satu menanyakan ‘apakah kamu orang Kupang‘,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan.

Salah satu saksi menjawab bahwa dirinya bukan orang Kupang, melainkan orang Lampung. Pelaku kemudian bertanya kepada korban yang merupakan anggota TNI AD berinisial S. Namun, pertanyaan itu tak dijawab oleh korban.

“Akhirnya terjadi cekcok antara pelaku dan korban, korban saling pukul dan satu pelaku berkaus hitam mencekik leher korban sambil memegang tangan korban,” tutur Zulpan.

Pengeroyokan Menyebabkan Luka Tusuk

Kemudian salah satu pelaku berkaus biru menusuk korban menggunakan senjata tajam sebanyak 2 kali.

Korban kemudian langsung jatuh tersungkur. Pelaku berkaus hitam dan biru secara acak menyerang orang-orang yang ingin melerai mereka. Alhasil, dua orang lainnya pun menjadi korban.

Korban bernama Samsul mengalami luka sobek di dada sebelah kanan dan luka sobek di punggung belakang.

Sementara korban Soleh mengalami luka di bagian jari manis sebelah kanan putus dua ruas. Sejauh ini, polisi telah berhasil meringkus satu orang terduga pelaku pengeroyokan. Sedangkan terduga pelaku lainnya masih dalam upaya pengejaran.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (16/1) sekitar pukul 03.06 WIB.

D For GAEKON