Aturan Soal Wajib PCR Berubah-Ubah, Begini Komentar Sandiaga Uno

0

Aturan Soal Wajib PCR Berubah-Ubah, Begini Komentar Sandiaga UnoGaekon.com – Aturan persyaratan naik pesawat di Jawa-Bali terus mengalami perubahan. Awalnya, setiap penumpang wajib tes PCR, kini diganti menjadi wajib antigen.

Tak hanya itu, aturan perjalanan darat 250 km wajib PCR yang baru diumumkan pada 27 Oktober 2021 juga mendadak dihapus pada 1 November 2021. Hal ini tentu membuat banyak orang kebingungan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno angkat bicara soal perubahan aturan tersebut. Sandi menuturkan, wajib tes PCR sempat diberlakukan karena Presiden Jokowi ingin memastikan kasus Covid-19 terus melandai.

Aturan Wajib PCR Ditinjau Ulang Karena Kasus Covid Tak Melonjak

Sandi mengungkapkan semua kebijakan sudah melalui pertimbangan matang berdasarkan sains.

“Ini karena kita beradaptasi. Kita semuanya mengoperasikan berdasarkan data dan kita benar-benar fokus pada sains. Jadi misalnya kemarin Presiden minta agar tidak ada pemicu peningkatan kasus Covid-19. Berarti kita masukin dulu tes PCR dan kita lihat stabil,” ujar Sandi.

Aturan wajib PCR ditinjau ulang karena kasus Covid-19 tak melonjak. Menurut para ahli wabah, syarat tersebut bisa diganti dengan tes antigen. Maka dari itu pemerintah mengubah kebijakannya.

“Setelah kita review, epidemiologist bilang oke kalau seperti ini angkanya bisa di bawah 500, boleh ganti antigen. Tapi kita lihat, seminggu lagi bagaimana. Karena PCR kan mahal, kalau diturunin ke antigen ternyata sekarang mendapat respons yang baik. Karantina tadinya 8 hari turun hari ini jadi 3 hari,” terang Sandi.

Di tengah pandemi, ketidakpastian sangat tinggi karena perubahan dapat terjadi dengan cepat. Maka dari itu pemerintah terus melihat perkembangan situasi, sehingga membuat kebijakan yang diambil berubah sewaktu-waktu.

“Jadi dengan begitu, kita harus terbiasa ini adalah era VUCA. Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity. Oleh karena itu pemerintah kita juga harus cepat adaptasi. Jadi kalau sekarang saya lihat ‘gimana sih ganti-ganti loh’, selama itu untuk kebaikan kita bersama, saya rela melakukan sesuatu yang mungkin tidak disukai orang dan support,” ujar Sandi.

D For GAEKON