Balitbanghub Uji Coba Pesawat Apung Jenis Cessna Caravan Amfibi 208A Di Bali

0

Balitbanghub Uji Coba Pesawat Apung Jenis Cessna Caravan Amfibi 208A Di BaliGaekon.com – Guna mendukung pariwisata di Pulau Dewata, Bali Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) adakan uji coba seaplane atau pesawat apung.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Mediaindonesia, Uji coba pesawat apung tersebut dengan rute Bali menuju Gili Iyang pada Senin (26/4). Hal ini sebagai upaya mendukung pariwisata di Pulau Dewata.

“Kami optimis bahwa seaplane ini menjadi terobosan yang positif untuk turut memajukan pariwisata Indonesia, meningkatkan perekonomian juga layanan penghubung atau konektivitas antar pulau,” ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Umar Aris.

Uji Coba pesawat ini telah melalui serangkaian proses penelitan dan pengembangan yang memperhitungkan secara cermat berbagai aspek mulai dari aspek teknis dan keselamatan.

Pesawat apung yang diujikan dalam uji operasional ini adalah jenis Cessna Caravan Amfibi 208A yang saat ini beroperasi di Indonesia.

Pesawat yang dikemudikan oleh pilot Captain Yopi Priherda ini dianggap cocok oleh Kemenhub untuk digunakan pada perairan di Indonesia. Hal ini berdasarkan pengamatan dan analisis yang dilakukan oleh Balitbanghub terkait kedalaman perairan, ketinggian gelombang, serta kekuatan arus.

Kemenhub menjelaskan, pesawat apung merupakan pesawat udara yang dapat mendarat di bandar udara daratan (land aerodrome) serta bandar udara perairan (water aerodrome).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara Novyanto Widadi menyatakan bahwa pesawat apung juga dapat digunakan untuk kepentingan search and rescue (SAR) dan patrol laut.

“Harapannya setelah pandemi ini berlalu, adanya seaplane dan bandar udara perairan di Gili Iyang bisa meningkatkan kemajuan wisata di sana,” tuturnya.

Selain uji operasional pesawat apung, Balitbanghub juga merencanakan pembangunan bandar udara perairan sebagai tempat lepas landas (take off) dan pendaratan (landing) dari pesawat apung tersebut.

Gili Iyang menjadi lokasi pertama yang dipilih dalam uji operasi ini. Pulau ini terletak di sebelah timur Pulau Madura dan secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan bahwa Gili Iyang menjadi salah satu lokasi yang potensial karena dikenal sebagai pulau dengan kadar oksigen tinggi yang menjadi daya tarik utama bagi wisawatan.

“Selain melayani kebutuhan wisata, seaplane ini diharapkan dapat juga melayani kebutuhan masyarakat sebagai sarana transportasi. Dari hasil uji coba ini kami sangat menyambut baik dan akan mendukung sebaik mungkin untuk implementasi ke depannya,” ujar Fauzi.

D For GAEKON