Banjir Sumbar, 800 Unit Rumah Terendam Lumpur

0

Banjir Sumbar, 800 Unit Rumah Terendam LumpurGaekon.com – Sebanyak 800-an unit rumah terendam banjir di dua nagari, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sekretaris Nagari Binjai, Almirizon mengatakan bahwa hingga saat ini ketinggian air masih 1,5-2 meter.

“Sampai siang ini ketinggian air masih satu meteran. Lebih sepinggang orang dewasa,” katanya.

Banjir ini dipicu hujan lebat yang terjadi sepekan terakhir akibat meluapnya aliran sungai Batang Tapan.

“Bukan sekadar meluap. Sekarang aliran sungainya sudah berpindah dan mengarah ke permukiman warga sehingga kami semakin terancam,” terangnya.

Untuk mengatasi hal ini, warga berharap adanya langkah kongkret berupa normalisasi sungai.

“Sudah berulang kali kami kebanjiran. Sudah berulang kali pula kami meminta agar ini ditangani, tapi sampai hari ini tidak ada solusi. Banjir selalu datang setiap ada hujan lebat. Kalau banjir ini tidak akan surut dan selalu akan bertambah setiap hujan turun,” jelasnya.

Selain Nagari Binjai, musibah itu menimpa Nagari Kampung Tengah, Kecamatan Rahul Tapan. Almirizon menyebutkan, data sementara yang dikumpulkan aparat pemerintah kedua nagari, tercatat ada sekitar 800-an unit rumah yang terendam.

Kecamatan Rahul sendiri berada di lokasi strategis, karena menjadi pintu masuk dari Provinsi Sumbar menuju Muko-muko Bengkulu dan Kerinci Jambi.

Banjir ini juga membuat jalur transportasi terganggu karena air memenuhi jalan raya. Selain itu, sejumlah jembatan tidak bisa dilewati karena rusak akibat diterjang banjir.

D For GAEKON