Bank Sampah Banyuwangi Sulap Limbah Masker Jadi Pot Bunga Cantik

0

Bank Sampah Banyuwangi Sulap Limbah Masker Jadi Pot Bunga CantikGaekon.com – Memakai masker kini menjadi kebiasaan bahkan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia. Tak heran, jika banyak sekali sampah masker yang terkumpul di tempat pembuangan akhir.

Layaknya sampah-sampah lainnya yang bisa didaur ulang, Bank Sampah Banyuwangi mencoba mengubah limbah masker itu menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Koordinator Bank Sampah Banyuwangi, Agus Supriadi mengatakan bahwa pengolahan limbah masker ini sudah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mereka mengubahnya menjadi pot bunga nan estetik.

“Pengolahan limbah masker ini memang sudah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuannya untuk mengatasi banyaknya permasalahan sampah masker yang ada di masyarakat. Tentunya hanya sampah masker dari masyarakat bukan sampah masker medis,” kata Agus.

Bank sampah di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi ini berlokasi di Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi.

Mereka mengerjakan proses recycle tersebut sejak beberapa bulan lalu. Dalam sehari, mereka mengolah ribuan masker untuk dijadikan pot bunga tersebut.

“Bank sampah kita ini sudah melakukan pengolahan ini sejak empat bulan lalu. Per hari yang kita terima dan kita olah itu sebanyak enam kilogram atau sekitar 2.000 masker,” ujarnya.

Agus mengatakan bahwa untuk pengelolaannya disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengolahan limbah domestik. Ia berharap agar pengelolaan limbah ini bisa mengatasi problem yang ada di masyarakat.

“Harapannya dengan inovasi pengolahan limbah ini problem sampah masker di masyarakat sedikit bisa teratasi,” imbuhnya.

Karena berisiko menularkan virus, limbah masker itu dicuci dengan disinfektan terlebih dahulu setelah terkumpul. Kemudian dikeringkan dan dipotong kecil-kecil dan dicampur dengan bahan-bahan lain untuk dijadikan pot tanaman.

D For GAEKON