Bantu Temukan Korban Banjir NTT, BNPB Kerahkan Anjing Pelacak

0

Bantu Temukan Korban Banjir NTT, BNPB Kerahkan Anjing PelacakGaekon.com – Korban hilang akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur masih belum seluruhnya ditemukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya mengerahkan anjing pelacak untuk membantu mencari keberadaan korban.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Kapusdatin Kebencanaan BNPB Raditya Jati membenarkan hal ini. Pihaknya mengatakan sejumlah anjing dengan kualifikasi rescue (SAR) dog telah diterjunkan.

“Sejumlah anjing dengan kualifikasi rescue (SAR) dog dan K9 diterjunkan untuk membantu dalam pencarian korban hilang,” terangnya.

BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi tersebut. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh SAR dog, sedangkan Polri mengirimkan enam anjing K9.

Radit menjelaskan bahwa ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini berasal dari beberapa unit, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jakarta Timur dan Jawa Tengah.

Dukungan 1 SAR dog berada di Adonara, sedangkan 4 SAR dog di Lembata. Jakarta Rescue menyiagakan 2 lainnya di Kupang.

“Keenam anjing membantu pencarian korban hilang di Adonara sejumlah 3 ekor dan Lembata 3 ekor. Mabes Polri akan menambah 10 anjing untuk membantu pencarian,” kata Radit.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan status tanggap darurat pasca bencana banjir bandang, angin kencang hingga tanah longsor.

Status tanggap darurat bencana NTT ditetapkan melalui surat keputusan No. 118/KEP/HK/2021 tertanggal 6 April 2021. Keputusan ini diambil berdasarkan dampak dari siklon tropis Seroja di Kota Kupang dan 21 Kabupaten dalam wilayah NTT sejak 2 April sampai 5 April 2021.

Hingga kini puluhan warga masih dilaporkan hilang akibat bencana yang dipicu oleh siklon tropis seroja. Menurutnya, daerah yang melaporkan adanya korban hilang berada di Lembata, Flores Timur dan Alor.

D For GAEKON