Banyak Betul, Polri Catat 41 Kasus Hoaks Corona

0

Jakarta – Penyebaran virus Corona juga berbarengan dengan penyebaran berita bohong atau hoaks. Per Senin 23 Maret 2020, Polri mencatat sudah ada 41 kasus hoaks yang tersebar di masyarakat.

Angka itu meningkat bertambah 11 kasus. Sebelumnya ada 30 kasus pada 19 Maret 2020.

“Sudah 41 kasus hoaks tentang corona diproses,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal konferensi pers yang disiarkan di akun instagram @divisihumaspolri, Senin.

Hingga kini jajarannya berupaya melakukan patroli siber untuk menangkal penyebaran hoaks terkait corona. Iqbal menjelaskan bahwa polisi memiliki tim yang melakukan kontra narasi akan hoaks yang beredar di masyarakat.

“Kami punya tim di berbagai satuan untuk melakukan kontra narasi hingga terwujud edukasi untuk netizen,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Bila belum pasti kebenarannya jangan tergesa-gesa untuk disebarkan.

“Seluruh masyarakat jangan menelan mentah-mentah informasi, saring dulu sebelum sharing,” ucap Iqbal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merilis total konten hoaks dan disinformasi terkait virus corona sebanyak 297 per Minggu (22/3) kemarin.

Salah satu konten disinformasi yang berhasil dihimpun tim pengais konten negatif Kemenkominfo salah satunya soal kabar pemerintah memutuskan melakukan lockdown demi menekan penyebaran virus corona SARS-Cov-2 di Indonesia.

K For GAEKON