Banyak Kata-Kata Yang Sama, Ini Kemiripan Surat Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Dan Penyerang Mabes Polri

0

Banyak Kata-Kata Yang Sama, Ini Kemiripan Surat Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Dan Penyerang Mabes PolriGaekon.com – Surat wasiat milik pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri memiliki kemiripan.

Surat Wasiat milik pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Lukman dan penyerang Mabes Polri ZA sama-sama ditulis dengan tulisan tangan. Keduanya juga memiliki pola yang mirip.

Salah satunya adalah dokumen itu ditujukan kepada orang tua masing-masing pelaku. Keduanya mengawali surat wasiat itu dengan permohonan maaf kepada orang tua. Bahkan Lukman dan ZA menulisnya dengan kata “wahai”.

“Wahai ummy ku minta maafkan kalo ada salahku baik perilaku maupun lisanku,” tulis Lukman.

“Wahai mamaku maafin zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga,” tulis ZA.

Tak hanya soal kata “wahai”, keduanya juga sama-sama menuliskan kalimat yang berbunyi, “tapi Allah lebih menyanyangi hambanya”.

 Keduanya juga menambahkan narasi terkait jalan nabi/rasul. Lalu, kata-kata itu disambung dengan janji berkumpul di akhirat.

“Makanya saya tempuh jalanku sebagaimana … nabi/rasul allah untuk selamatkanki dan bisaki kembali berkumpul disurga,” tulis Lukman lagi.

“Makanya Zakiah tempuh jalan ini sebagaimana jalan nabi/rasul Allah untuk selamatkan Zakia dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk mama dan keluarga di akhirat,” tulis ZA.

Lukman dan ZA juga meminta agar keluarga berhenti berhubungan dengan institusi perbankan. Karena hal itu tidak diberkahi oleh Allah.

“Satu ji pesanku buat kita ummy, berenti meki ambil uang bank karna uang bank itu riba dan tidak di berkahi oleh Allah,” tulis Lukman.

“Pesan Zakiah untuk mama dan keluarga, Berhenti berhubungan dengan Bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah,” tulis ZA.

Dalam surat itu kedua pelaku berpesan kepada keluarga agar selalu beribadah kepada Allah. Keduanya sama-sama menuliskan ‘jangan tinggalkan sholat’. Pesan tersebut diakhiri dengan tulisan, ‘semoga Allah kumpulkan di surga.

“Jangan ki lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan ki tinggalkan sholat , semoga Allah kumpulkan ki di surganya,” tulis Lukman.

“Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT, dan jangan tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga,” tulis ZA.

D For GAEKON