Basarnas Berharap Black Box Jenis CVR SJ 182 Segera Ditemukan

0

Basarnas Berharap Black Box Jenis CVR SJ 182 Segera DitemukanGaekon.com – Pencarian Korban insiden pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182 masih terus dilakukan. Setiap harinya kantong jenazah selalu bertambah, baik itu berisi body parts atau potongan tubuh manusia.

Badan SAR Nasional (Basarnas) berharap black box jenis Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bisa secepatnya ditemukan dalam operasi pencarian hari ini (13/1). Setelah sebelumnya, black box jenis Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan, telah ditemukan di perairan Kepulauan Seribu pada (12/1).

Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman mengatakan bahwa pihaknya masih berharap Cockpit Voice Recorder (CVR) segera ditemukan.

“Kemarin sudah dapat hasil yang signifikan. Dan hari ini juga kita masih berharap bahwa kalau kemarin yang ditemukan adalah FDR sekarang mungkin harapan kita adalah CVR kita juga dapatkan,” terangnya di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, sampai selasa (12/1) malam, 39 kantong jenazah yang berisi body parts atau potongan tubuh manusia, 26 kantong kecil yang berisi serpihan badan pesawat, dan 26 puing pesawat berukuran besar telah diterima.

Potongan tubuh manusia itu langsung digotong ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Rasman mengatakan, pada operasi pencarian hari kelima ini, Tim SAR gabungan menurunkan sebanyak 54 kapal untuk memaksimalkan pencarian di laut.

Ada Perahu Rib, Jetski, perahu karet, dan Sea Rider sebanyak 20 buah untuk membantu pencarian di laut, 13 pesawat, serta di posko JICT ini juga tersedia ambulans yang siap siaga sebanyak 30 kendaraan.

Rasman menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan kapal yang memiliki kemampuan deteksi air yang mumpuni guna memberikan upaya maksimal dalam operasi pencarian hari ini.

Selain fokus mencari black box jenis Cockpit Voice Recorder (CVR), Rasman juga mengungkapkan bahwa Tim SAR gabungan akan tetap fokus mencari keberadaan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

KL For GAEKON