Batuk Hingga Keluarkan Darah, Begini Kronologi Meninggalnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Di Dalam Pesawat

0

Batuk Hingga Keluarkan Darah, Begini Kronologi Meninggalnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Di Dalam PesawatGaekon.com – Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong meninggal dunia Pada Rabu (9/6)  saat perjalanan dari Bali menuju Makassar.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tempo.co, Menurut Jatam Nasional melalui twitter-nya, Helmud meninggal saat menaiki pesawat Lion Air JT 740.

“Helmud Hontong menaiki pesawat Lion Air-JT 740 bersama ajudannya, Herman Kontu. Beberapa saat setelah pesawat lepas landas, Helmud tiba-tiba terbatuk-batuk hingga mengeluarkan darah dari hidung dan mulut,” tulisnya.

Kabar meninggalnya Helmud juga telah dikonfirmasi oleh Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe, Maya Budiman. Menurut informasi, Helmud menempati kursi pesawat nomor 25E.

Pesawat lepas landas dari Denpasar pukul 15.08 WITA. Helmud sempat mendapat pertolongan dokter pada pukul 16.17 waktu setempat saat mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Dokter melakukan pemeriksaan dan menyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

Juru bicara Lion Air Group, Danang Mandala, mengatakan saat berada di pesawat, tepatnya pukul 15.40 WITA, terdapat satu penumpang yang membutuhkan pertolongan medis, yaitu Helmud.

“Pimpinan awak kabin bersama kru kabin lainnya menghampiri langsung guna mengetahui kondisi aktual penumpang. Setelah mendapatkan informasi detail dan pengamatan, SFA segera melakukan pengumuman apakah dalam penerbangan terdapat profesi dokter atau tenaga medis,” kata Danang.

Dalam penerbangan JT-740 itu, terdapat tenaga medis yang dibuktikan dengan tanda identitas secara resmi.

Kemudian, Tenaga medis dibantu awak kabin segera memberikan tabung oksigen portabel kepada Helmud. Petugas juga melonggarkan pakaian yang mengikat, membersihkan wajah Helmud, dan menyandarkan kursi serta memasangkan masker oksigen.

Pilot sempat berkoordinasi dengan awak kabin dan memutuskan untuk mengarahkan penerbangan ke bandar udara terdekat.

“Saat itu adalah Bandar Udara Internasional Hasanuddin sebagai bandara tujuan. Pilot menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara dan petugas darat kalau dalam penerbangan terdapat satu penumpang yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” kata Danang.

Pukul 16.10 WITA, petugas layanan darat Lion Air di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin menghubungi tim medis. Ketika pesawat lepas landas, tim medis bersama petugas Lion Air melakukan penanganan dan penjemputan dari pintu pesawat bagian belakang, kemudian dilakukan pemeriksaan dan pertolongan.

Pihak Lion Air juga memastikan bahwa seluruh penumpang telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat dan semuanya dinyatakan negatif Covid-19. Helmud sebelumnya mengikuti acara rapat dengan wakil bupati seluruh Indonesia di Pulau Dewata.

D For GAEKON