Fakta Baru, Bayi Membusuk Di Gianyar Ternyata Sempat Dicekik Sebelum Dibuang

0

Fakta Baru, Bayi Membusuk Di Gianyar Ternyata Sempat Dicekik Sebelum DibuangGaekon.com – Kasus jasad bayi di saluran irigasi Subak Batur Sari, Banjar Manikan, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar yang sempat hebohkan warga setempat kini kembali mengungkap fakta baru.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Radarbali, Jasad bayi yang sudah ditemukan sejak Senin (16/8) lalu itu kini banyak menyimpan tanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, jasad bayi malang ini dalam kondisi memprihatinkan.

Ditemukan Luka Kekerasan Pada Bayi

Dari hasil visum yang keluar, ditemukan luka kekerasan pada bayi tersebut. Menurut Kapolsek Sukawati, AKP Made Ariawan, dari hasil pemeriksaan petugas, bayi perempuan itu memiliki berat badan 3,6 kilo gram dan panjang 47 cm.

“Bayi cukup bulan kandungan dengan perkiraan umur kandungan 9 bulan kehamilan,” jelas AKP Ariawan.

Menurut perkiraan petugas, bayi tersebut meninggal 3-4 hari sebelum ditemukan. Jadi perkiraan lahir pada 13-14 Agustus lalu.

Hal yang bikin miris yaitu, sebelum dibuang dan ditemukan membusuk, tubuh bayi tersebut terdapat sejumlah luka.

Yakni luka kekerasan tumpul pada leher belakang melingkar seperti penjeratan. Selain itu ditemukan dugaan luka memar pada bibir atas dan pipi serta pendataran puncak hidung menunjukkan pembekapan. Termasuk ada luka memar juga terdapat pada lengan bawah kanan.

“Tali pusar terpotong tidak rata, bukan oleh petugas kesehatan,” tambahnya.

Namun Ariawan enggan menjelaskan terkait perkembangan hasil penyelidikan. Pihaknya mengatakan belum menemukan titik terang terhadap temuan bayi di saluran irigasi subak Batur Sari di Banjar Manikan, Desa Guwang tersebut.

“Masih belum ada hasil. Semoga ada perkembangan berikutnya yang baik,” ujarnya.

Sebelumnya, ditemukan jasad bayi di saluran irigasi subak Batur Sari, dalam posisi tengadah. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk dan kulitnya mengelupas serta dibalut kain pantai warna merah hitam.

D For GAEKON