Bejat!! Oknum Guru SMP Rayu 25 Gadis Untuk Foto Bugil Hingga Disetubuhi

0
Bejat!! Oknum Guru SMP Rayu 25 Gadis Untuk Foto Bugil Hingga Disetubuhi

Gaekon.com – Oknum guru SMP di Bojonegoro berinisial MH ini memang licik. Berkedok sebagai fotografer, ia berhasil memperdayai puluhan gadis belia yang dijadikannya model, namun ujung-ujungnya justru memaksa korbannya untuk foto panas bahkan hingga menyetubuhi para korbannya.

Karena ulahnya, fotografer asal Desa Bendo, Kecamatan Kapas tersebut, kini harus mendekam di balik jeruji besi Polres Bojonegoro.

Melalui Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, siasat awal dari tersangka ini pertama-tama adalah menawari korban yang umumnya dikenal dari media sosial untuk difoto sebagai model majalah. Setelah itu pelaku juga melakukan perjanjian dengan para korbannya, apabila hasil foto jelek maka akan dikenakan ancaman ganti rugi yang nilainya puluhan juta.

Karena merasa berat dan kira kurang maksimal, para korban akhirnya diminta untuk foto bugil di sebuah hotel. Ulah bejat MH akhirnya berujung dengan beberapa modelnya ada yang harus disetubuhi olehnya.

“Ada ancamannya, makanya ada yang mau foto bugil, bahkan ada yang disetubuhi anak di bawah umur” ujar AKBP Budi Hendrawan, Jumat (12/6/2020).

Aksi bejat MH terungkap ketika orang tua dari korban yang masih di bawah umur, melaporkan kejadian memilukan yang dialami putrinya ke polisi.

“Ada ancaman yang dilakukan pelaku kepada para korbannya, untuk korban ada yang anak di bawah umur,” kata Budi.

AKBP Budi Hendrawan mengatakan, dari pengakuan pelaku saat dilakukan penyidikan, korbannya ada 25 dan hingga saat ini baru teridentifikasi 18, yang sudah diperiksa 8 dan 3 dilakukan persetubuhan di sebuah hotel.

Budi menjelaskan, bahwa pelaku memberi tiga opsi pilihan kepada korbannya jika tidak mau difoto telanjang. Di antaranya jadi pacar, disetubuhi, bahkan didenda sebesar Rp 60 juta sesuai perjanjian kontrak di awal dengan korbannya. Namun para korban yang tak kuasa memilih opsi tersebut, akhirnya disetubuhi.

Sementara itu, pelaku juga tidak membantah atas perjanjian yang dilakukan terhadap korbannya. Ia mengaku hasil foto panas itu kemudian dijual ke majalah pria dewasa. Harga per lembar foto panas itu Rp 100 ribu. Setelah foto itu dijual, korban kemudian diberi uang RP 250 ribu hingga RP 500 ribu.

“Foto ada yang saya lakukan di tempat terbuka dan tertutup, memang ada perjanjian,” ungkapnya menunduk.

Kini tersangka telah mendekam di Mapolres Bojonegoro untuk mempertanggung jawabkan apa yang dilakukan. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat UU perlindungan anak ancaman penjara 15 tahun.

Z For GAEKON