Belasan Camat Di Tegal Kumpul Karaoke Tanpa Masker, Komisi II: Mereka Harus Ditindaklanjuti Secara Hukum

0

Belasan Camat Di Tegal Kumpul Karaoke Tanpa Masker, Komisi II: Mereka Harus Ditindaklanjuti Secara HukumGaekon.com – Wakil Komisi II DPR, Junimart Girsang mendesak Mendagri Tito Karnavian menegur keras Bupati Tegal terkait kasus belasan camat yang berkumpul dan karaoke tanpa masker.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Junimart mengatakan sesuai UU PEMDA No. 23/2014, Mendagri wajib menegur keras Bupati yang bersangkutan sebagai pembina dan pengawas para camat.

Junimart menyesalkan tindakan yang dilakukan para camat itu. Sebab, semua pejabat wilayah harus menjadi contoh di masyarakat.

“Sangat disesalkan apabila berita ini benar yang seharusnya para camat sebagai figur percontohan kepada masyarakat untuk taat prokes,” ucap Junimart.

Junimart meminta inspektorat segera menindaklanjuti kasus tersebut. Menurutnya, para camat itu harus diberikan sanksi tegas.

“LHP Inspektorat tidak boleh berhenti di tangan Bupati saja untuk memberikan, mereka mendapat sanksi administratif tapi harus ditindaklanjuti secara hukum sesuai asas equality before the law dan sebagai contoh penegakan hukum kepada yang lain. Mereka adalah bagian dari pemerintah, pejabat tingkat kecamatan. Pemerintah Presiden, Mendagri, Kapolri membuat aturan-aturan dan sanksi apabila melanggar prokes. Aturan-aturan ini wajib diterapkan dengan konsisten dengan segala konsekuensinya,” ujarnya.

Junimart mengatakan bahwa Mendagri sebenarnya telah menerbitkan Surat Edaran dan Instruksi Mendagri mengenai kewajiban para Kepala Daerah dan turunannya untuk menjaga, mengawal penyebaran-penularan Covid-19.

“Sesungguhnya Mendagri sudah menerbitkan Surat Edaran dan Instruksi Mendagri mengenai kewajiban para Kepala Daerah dan turunannya untuk menjaga, mengawal penyebaran-penularan Covid-19 ini termasuk sosialisasi kepada masyarakat tentang wajib tertib prokes dan aturan yang harus ditaati masyarakat di masa pandemi ini,” kata Junimart.

Junimart juga meminta polisi dan tim khusus Kemendagri untuk menyelidiki kasus tersebut. Bahkan Junimart meminta polisi untuk selidiki pemilik karaoke.

“Kepolisian tidak boleh diam, menunggu laporan karena sesuai SOP mereka bisa melakukan lidik, sidik. Panggil dan proses juga pemilik karaoke sebagai pintu masuk untuk melakukan proses hukum lebih lanjut kepada para camat,” ujarnya.

Camat yang Karaoke Sudah Dipanggil dan Dijadwalkan Diperiksa

Sebelumnya, belasan camat di KabupatenTegal, Jawa Tengah kumpul karaokean tanpa masker pada 24 Juli 2021.

Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono mengatakan tahapan pemeriksaan akan diawali dengan pemeriksaan ke-15 camat yang mengikuti acara kumpul-kumpul di Kecamatan Slawipada. Saat ini pihaknya telah melakukan pemanggilan dan menjadwalkan pemeriksaan.

D For GAEKON