BEM SI Siap-Siap Demo Besok, MUI: Aparat Jangan Hambat Dan Halangi Aksi

0

BEM SI Siap-Siap Demo Besok, MUI: Aparat Jangan Hambat Dan Halangi AksiGaekon.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan akan menggelar unjuk rasa di Istana Negara, Senin (11/4) besok.

Menanggapi rencana itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta aparat keamanan tak menghalang-halangi demonstrasi mahasiswa.

Melansir dari CNN, Anwar mengatakan para pengunjuk rasa melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi terkait situasi yang tengah dilanda Indonesia saat ini.

Pihaknya menghimbau aparat agar tak menghambat dan menghalangi aksi yang disebutnya sebagai bagian dari demokrasi itu.

“MUI menghimbau kepada pemerintah dan seluruh pihak terkait agar menghormati hak-hak dari mahasiswa dan rakyat yang ikut berunjuk rasa dengan tidak menghambat dan menghalang-halangi kelompok mahasiswa atau peserta unjuk rasa yang akan datang ke Jakarta, yang akan datang dari berbagai daerah, agar mereka bisa menyampaikan aspirasinya dengan baik,” kata Anwar.

Para aparat diimbau juga untuk mengendalikan diri dengan tidak menggunakan peluru tajam dan tindakan represif saat mengamankan aksi. Ia meminta seluruhnya mengedepankan hak asasi manusia.

“Kalau hal demikian sempat terjadi maka dia akan meninggalkan luka yang dalam di hati rakyat serta masyarakat luas dan itu jelas tidak baik bagi perjalanan kehidupan demokrasi di negeri ini ke depannya,” ujarnya.

Demonstran Dihimbau Tidak Anarkis

Anwar juga mengimbau para demonstran tak anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Anwar meminta agar para pengunjuk rasa tak terprovokasi, tertib, dan menjaga kebersihan lingkungan selama menggelar aksi.

“Kepada yang akan melakukan demonstrasi dan juga kepada semua pihak agar dalam menyampaikan aspirasinya hendaklah dilakukan dengan tertib, tidak anarkis, dan tidak melanggar hukum serta tetap bisa menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi,” imbaunya.

Untuk diketahui, Beberapa hal yang jadi perhatian demo adalah kenaikan harga kebutuhan pokok, penolakan wacana perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode, dan penundaan pemilu 2024.

BEM SI mengaku belum puas meski Presiden Joko Widodo telah memerintahkan para menterinya berhenti bicara perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu.

D For GAEKON