Kasus Penjualan Benih Lobster Ilegal Di Jateng, Polisi Berhasil Amankan 9.320 Benih Lobster

0

Kasus Penjualan Benih Lobster Ilegal Di Jateng, Polisi Berhasil Amankan 9.320 Benih LobsterGaekon.com – Kasus penjualan ribuan benih lobster ilegal kembali terungkap. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengungkap kasus penjualan benih lobster dari perairan Cilacap.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan 9.320 benih lobster jenis mutiara dan pasir diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat tentang adanya kegiatan nelayan yang mengambil benih lobster di Perairan Cilacap.Setelah mengamati kegiatan di pelabuhan di Dusun Menganti-Gisik, Kabupaten Cilacap, petugas mendapati nelayan yang mengambil benih lobster.

Petugas kemudian membuntuti kemana benih tersebut akan dikirim. Dari situlah petugas mengetahui identitas pengepul benih lobster berinisial DAW.

Dari pengintaian tersebut, petugas menggagalkan pengiriman ribuan benih lobster dari Cilacap dengan tujuan Sukabumi, Jawa Barat.

Tak hanya DAW, Polisi juga mengamankan pengemudi mobil pengirim benih lobster berinisial YPD (34) yang tak lain warga Tambak Reja, Kabupaten Cilacap.

Mengaku Pengiriman Benih Lobster Ilegal Ini Yang Kedua Kalinya

YPD mengaku ribuan benih lobster yang diwadahi dalam 53 kantong plastik ini merupakan pengiriman yang kedua kalinya. Tersangka YPD mendapat perintah dari DAW untuk mengirimkan benih-benih lobster tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang perikanan. Potensi kerugian negara yang diselamatkan dari pengungkapan ini mencapai Rp2,3 miliar.

D For GAEKON