Temukan Bilyet Giro Kosong, PPATK Segera Laporkan Kasus Rp 2 Triliun Akidi Tio Ke Kapolri

0

sumbangGaekon.com – Kasus keluarga Akidi Tio terkait donasi Rp 2 triliun untuk penanggulangan Covid-19 masih berlanjut. PPATK akan segera melaporkan hasil penelusurannya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa hasil PPATK akan disampaikan ke Kapolri dan Kapolda Sumsel dalam waktu dekat.

“Hasil Analisis PPATK dalam waktu dekat akan disampaikan ke Kapolri dan Kapolda Sumsel,” kata Dian.

Hasil Penelusuran PPATK : Bilyet Giro Kosong

Diketahui, dari hasil penelusuran PPATK menemukan bahwa Bilyet Giro Rp 2 triliun dari Keluarga Akidi Tio kosong.

Sebelumnya, Nama Akidi Tio sempat menghebohkan publik. Pasalnya, mereka akan menyumbangkan dana yang jumlahnya mencengangkan, yaitu Rp 2 Triliun. Sumbangan yang disebut lewat anak Akidi Tio, Heryanty Tio, itu secara simbolis akan diberikan kepada Kapolda Sumsel.

Namun sampai saat ini, uang sumbangan itu tak kunjung diberikan. Akhirnya, Heryanty sempat diamankan oleh polisi.

Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro, bahkan mengatakan bahwa Heryanty telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus donasi palsu Rp 2 triliun. Namun, Kabid Humas Polda Sumsel membantah status hukum tersebut.

Dian mengatakan, sejak awal pihaknya menaruh perhatian lebih pada kasus ini. Pasalnya, ia curiga dengan profil dari keluarga Akidi Tio yang tidak sesuai dengan jumlah uang sumbangan itu.

Selain itu, ada keterlibatan pejabat publik yang akan menerima rencana sumbangan itu.

“Keterlibatan pejabat publik seperti ini memerlukan perhatian PPATK agar tidak mengganggu nama baik yang bersangkutan dan institusi kepolisian,” kata Dian.

D For GAEKON