Bobrok Abis, Kepala Kas Bank Papua Korupsi Rp1,3 Miliar Untuk Judi

0

Bobrok Abis, Kepala Kas Bank Papua Korupsi Rp1,3 Miliar Untuk JudiGaekon.com – Jabatan harus diemban dengan amanah. Namun apa yang diperbuat AAO (34) Kepala Kantor Kas Lereh PT Bank Papua malah sebaliknya. Dia korupsi uang Rp 1,3 miliar lebih untuk memuaskan nafsunya bermain judi online.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kasus itu berawal pada tahun 2018 lalu saat tersangka mulai tergila-gila dengan permainan judi online. Dia kerap mengikuti judi itu namun menggunakan uang milik kas bank.

“Sejak September 2018 tersangka sering mengalami kekalahan dalam jumlah besar dan pemasangan terbesar yang pernah dilakukan tersangka mencapai Rp50 juta. Setiap kali main, uang itu diambil dari laci ATM atau brankas PT. Bank Papua,” kata Kamal, Rabu (18/11/2020).

Masuk ke bulan Agustus 2019, Kamal mengatakan selisih antara fisik uang yang ada di dalam brankas dan laci ATM sudah semakin besar dan tidak bisa ditutupi lagi oleh tersangka. Tersangka pun mulai terdesak lantaran dalam waktu dekat kantor cabang dari bank itu akan mengambil uang dari Kantor Kas Lereh.

“Sehingga tersangka mengambil keputusan untuk melarikan diri dari kantor dengan membawa fisik uang sebesar Rp400 juta yang diambil dari dalam brankas,” ungkap Kamal.

Setelah menerima laporan terkait kasus ini, polisi pun berhasil menangkap tersangka AAO. Dari hasil audit BPKP, Kamal menyebut kerugian negara akibat ulah tersangka mencapai Rp1 miliar lebih.

“Kerugian negara sesuai hasil audit BPKP perwakilan Provinsi Papua akibat perbuatan tersangka menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.339.546.000,” kata Kamal.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 3 dan atau Pasal 8 UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Tersangka terancam hukuman penjara hingga 20 tahun lamanya.

K For GAEKON