Heboh Boneka Arwah Diadopsi Jadi Anak, Begini Kata MUI

0

Heboh Boneka Arwah Diadopsi Jadi Anak, Begini Kata MUIGaekon.com – Spirit doll atau boneka arwah belakangan ini jadi perbincangan publik, usai banyak selebgram dan selebriti yang mengadopsinya.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis angkat bicara.

Menurutnya, boneka mainan adalah benda mati dan tidak benar diadopsi untuk diperlakukan seperti anak. Apalagi jika boneka tersebut diduga dimasuki arwah.

“Tidak boleh anak dari benda mati. Punya boneka sebagai mainan boleh. Kalau diisi atau dipersepsikan tempat arwah hukumnya tidak boleh memelihara makhluk halus,” tegasnya.

Cholil menyebut, membeli boneka untuk tujuan mistis merupakan tindakan syirik.

“Kalau disembah musyrik [orang yang menyekutukan Allah], tapi kalau berteman saja berarti berteman dengan jin,” imbuh Cholil.

Cholil menungkapkan agar tidak terjebak dan menuhankan selain Allah, lebih baik uang yang dimiliki disumbangkan kepada anak yatim dan dhuafa.

“Baiknya uang yang dimiliki disumbangkan kepada anak yatim dan dhuafa daripada memelihara boneka yang mistis itu,” terangnya.

Harga Boneka Arwah Mencapai Jutaan

Boneka arwah saat ini mudah ditemukan di sejumlah e-commerce atau toko online. Seperti salah seorang selebgram juga diketahui menjual boneka spirit tersebut dan menawarkannya di media sosial. Harganya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Boneka itu pertama kali dipopulerkan oleh selebriti yang mengeklaim bahwa mendandani dan memberi makan boneka itu telah membawa mereka sukses secara profesional.

D For GAEKON