BPOM Tambah 2 Kombinasi Booster Vaksin Covid-19 Untuk 18 Tahun Ke Atas

0

BPOM Tambah 2 Kombinasi Booster Vaksin Covid-19 Untuk 18 Tahun Ke AtasGaekon.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menambah dua kombinasi booster heterolog vaksin Covid-19. Vaksin booster heterolog yang telah mendapat persetujuan yaitu Pfizer dan AstraZeneca setengah dosis.

Melansir dari CNN, kombinasi booster heterolog vaksin Covid-19 itu untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas yang telah mendapat dua dosis vaksin Covid-19.

Kepala Badan POM Penny K. Lukito mengatakan vaksin booster heterolog yang telah mendapat persetujuan yaitu Pfizer setengah dosis untuk vaksin primer Sinovac atau AstraZeneca, dan vaksin AstraZeneca setengah dosis untuk vaksin primer Sinovac atau dosis penuh untuk vaksin primer Pfizer.

“Penetapan vaksin yang digunakan program tersebut telah merujuk vaksin Covid-19 yang telah disetujui oleh Badan POM untuk penggunaan booster. Penggunaan jenis vaksin di lapangan, dapat menyesuaikan berdasarkan pertimbangan ketersediaan, sepanjang masuk dalam persetujuan penggunaan yang telah diatur,” kata Penny.

Warga yang telah mendapat dua dosis Sinovac bisa mendapat booster vaksin AstraZeneca atau Pfizer setengah dosis. Sementara itu warga yang telah mendapat dua dosis AstraZeneca bisa mendapat setengah dosis Pfizer, dan warga yang telah mendapat dosis penuh Pfizer, bisa mendapat satu dosis AstraZeneca sebagai booster.

BPOM sebelumnya telah mengeluarkan persetujuan penggunaan enam kombinasi vaksin untuk booster Covid-19. Empat di antaranya menggunakan vaksin homolog (sama jenis) dan dua lainnya merupakan booster jenis heterolog (berbeda jenis).

Untuk booster vaksin homolog, BPOM meresmikan vaksin Sinovac, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, diberikan untuk suntikan ketiga sebanyak satu dosis. Sementara vaksin Moderna setengah dosis untuk booster homolog.

Artinya warga yang telah dua kali disuntik dengan vaksin Sinovac, Pfizer, dan AstraZeneca, bisa mendapatkan jenis vaksin yang sama dengan dosis satu kali suntik. Sementara untuk warga yang menerima vaksin Moderna dua kali, bisa mendapat vaksin yang sama setengah dosis sebagai booster.

Booster vaksin heterolog sendiri merupakan vaksin Covid-19 yang diberikan berbeda jenis kepada warga yang telah mendapat dua dosis vaksin.

D For GAEKON