Patuhi Prosedur Ketentaraan, Brigjen TNI Junior Tumilaar Bersedia Dicopot Dari Jabatannya

0

Patuhi Prosedur Ketentaraan, Brigjen TNI Junior Tumilaar Bersedia Dicopot Dari JabatannyaGaekon.com – Brigjen TNI Junior Tumilaar kini tak lagi menjabat sebagai Inspektur Kodam XIII/Merdeka. Pihaknya mengaku menerima dicopot dari jabatannya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tribun, Mengenai pencopotannya, Brigjen TNI Junior Tumilaar mengatakan mematuhi prosedur di dalam ketentaraan. Ia mengaku bersedia dicopot dari jabatannya setelah menyurati Kapolri.

Brigjen TNI Junior Tumilaar lalu dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber program Metro Hari ini , pada Minggu (10/10).

“Iya harus (menerima). Kalau tidak, nanti saya dikatakan melawan perintah, itu lebih jahat,” ujarnya.

Pihaknya tak ingin melakukan insubordinasi atau melakukan perlawanan terhadap atasan. Sehingga, Brigjen Junior menerima dengan lapang dada atas sanksi yang diberikan padanya.

“Dalam kemiliteran ada dua kejahatan yang berat, insubordinasi dan disersi. Saya sadari itu, saya tidak boleh melakukan insubordinasi, saya harus patuhi, kalau tidak (patuh pada perintah), kena insubordinasi itu,” jelasnya.

Brigjen Junior Tumilaar Membuat Surat Terbuka Ke Kapolri

Sebelumnya, pencopotan Brigjen Junior ini buntut dari surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam suratnya, Brigjen Junior meminta tidak memeriksa anggota Babinsa yang mendampingi warga buta huruf dalam polemik perebutan lahan oleh manajemen perumahan di Manado.

Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra Sukotjo, mengatakan bahwa Brigjen Junior dinyatakan telah melawan hukum.

“Menindaklanjuti hasil klarifikasi terhadap Brigjen TNI JT di Markas Puspom AD, Jakarta, pada tanggal 22, 23, dan 24 September 2021 serta hasil pemeriksaan para Saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen TNI JT, maka telah didapatkan adanya fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen TNI JT,” ujarnya.

Menurut penjelasannya, perbuatan melawan hukum yang dimaksud yaitu pelanggaran hukum disiplin militer dan pelanggaran hukum pidana militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa telah mengeluarkan surat perintah pembebasan tugas sementara terhadap Brigjen TNI Junior. Kemudian Brigjen TNI Junior dimutasi ke Staf Khusus Kasad.

D For GAEKON