Terlibat Kasus Bunuh Diri, Bripda Randy Bagus Resmi Dipecat

0

Terlibat Kasus Bunuh Diri, Bripda Randy Bagus Resmi DipecatGaekon.com – Anggota Polri yang terlibat kasus bunuh diri, Bripda Randy Bagus dipecat dengan tidak hormat.

Melansir dari Liputan6, sebelumnya, Bripda Randy Bagus Hari Sasongko ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bunuh diri mahasiswi Novia Widyasari Rahayu di makam ayahnya.

Bripda Randy Bagus secara internal melakukan perbuatan melanggar hukum Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik serta dijerat Pasal 7 dan Pasal 11. Secara eksternal dijerat dengan Pasal 348 Juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Bripda Randy Bagus Melanggar Kode Etik Polri

Bripda Randy Bagus menjalani sidang kode etik yang berlangsung Kamis (27/1) Bripda Randy pun dianggap melanggar kode etik Polri. Ia pun secara resmi telah dipecat.

“Sudah dinyatakan hasil putusannya PTDH. Dia jelas melanggar Pasal 7 ayat 1 huruf b dan Pasal 11 huruf c Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Dalam sidang kode etik itu, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur menghadirkan 9 saksi. Kesaksian mereka pun menguatkan pelanggaran kode etik polri yang dilakukan oleh Bripda Randy.

Sebelumnya, Jasad Novia Widyasari (WNR) ditemukan warga di sebuah makam yang tak lain makam ayahnya, di Desa Japan, Kabupaten Mojokerto pada Kamis, 2 Desember 2021.

Berdasarkan investigasi polisi, mahasiswi Universitas Brawijaya Malang berinisial WNR (23) memiliki hubungan asmara dengan anggota Polres Pasuruan bernama Bripda Randy Bagus Hari Sasongko.

Hubungan keduanya terungkap usai beredar tangkapan layar berisi percakapan via aplikasi WhatsApp sebelum WNR (23) ditemukan meninggal dunia.

Dalam percakapan, disebut bahwa WNR sempat diperkosa oleh kekasihnya sendiri. Tak cuma itu, seorang netizen bahkan memberikan informasi kepada Divisi Humas Polri melalui akun media sosial.

Dalam cuitannya pun disertakan foto terduga pelaku yang merupakan anggota Polri dan ayahnya selaku anggota DPRD.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun berterimakasih terhadap seseorang yang telah memberikan informasi melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan Kapolri melalui akun Twitter @ListyoSigitP.

“Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur dan akan segera disampaikan kepada masyarakat hasilnya. Salam Presisi,” tulis Listyo.

Dari hasil pemeriksaan, antara Bripda Randy Bagus Hari Sasongko dengan WNR memang sempat memiliki hubungan. Seperti yang diutarakan oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bahwa keduanya berkenalan sejak Oktober 2019.

Pada saat itu sedang nonton pameran baju distro yang ada di Malang. Keduanya pun akhirnya berkenalan dan bertukar nomor handphone hingga berpacaran. Slamet mengungkapkan, keduanya kemudian hubungan layaknya suami istri yang terjadi mulai 2020 hingga 2021, yang dilakukan di Malang yang dilakukan di kos maupun di hotel.

Disebutkan juga selama berpacaran dengan Bripda Randy Bagus sejak Oktober 2019 sampai Desember 2021 sudah melakukan tindakan aborsi sebanyak dua kali pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

D For GAEKON