Bupati Jember Terima Uang Rp 70,5 Juta Dari Pemakaman Covid-19, Polisi Panggil Dua Pejabat Terkait

0

Bupati Jember Terima Uang Rp 70,5 Juta Dari Pemakaman Covid-19, Polisi Panggil Dua Pejabat TerkaitGaekon.com – Bupati Jember Hendy Siswanto belakangan ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia menerima uang Rp 70,5 juta dari pemakaman Covid-19. Akibat kasus tersebut, polisi melayangkan surat panggilan.

Selain Hendy, pejabat di Pemkab Jember yang dapat honor itu adalah Sekretaris Daerah Mirfano, Plt Kepala BPBD Moh Djamil, serta Kepala Bidang 2 BPBD Penta Satria.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Polisi melayangkan surat panggilan terhadap dua pejabat di Kabupaten Jember yang menerima uang Rp 70,5 juta dari pemakaman Covid-19.

Dua pejabat itu adalah Plt Kabid Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Moh Djamil dan Kabid II BPBD Jember Penta Satria.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan keduanya dipanggil untuk diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan di Ruang Unit II Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Jember.

“Dalam hal ini untuk memeriksa Kepala BPBD dan juga Kabid-nya. Kita perlu mengambil keterangan mereka,” katanya.

Komang mengatakan bahwa langkah ini sebagai rangkaian dari penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dana pemakaman Covid-19.

Dalam kasus ini polisi mengantongi sejumlah dokumen. Di antaranya adalah surat keputusan pengangkatan para pejabat tersebut, daftar pelaksanaan anggaran (DPA), surat perintah membayar (SPM) honor, surat perintah pencairan dana (SP2D), bukti pembayaran honor pejabat hingga bukti pembayaran honor petugas pemakaman.

“Kita proses penyelidikan berkaitan pengelolaan anggaran Covid-19. Sementara rangkaian pengambilan keterangan,” ucap Komang.

Banyak masyarakat yang tak habis pikir dengan kasus tersebut. Pasalanya, ditengah masyarakat yang menderita akibat Covid-19, masih saja ada pejabat yang mengambil kesempatan dalam kesempitan mengais pundi-pundi rupiah.

Bupati Meminta Maaf Atas Uang Yang Sempat Diterimanya

Hendy Siswanto menyampaikan permohonan maafnya atas masalah honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 senilai Rp 70,5 juta yang sempat diterimanya.

Hendy berjanji mengevaluasi total terhadap birokrasinya di Kabupaten Jember. Ia juga akan memecat para pejabat yang memasukkan besaran honor yang dia terima itu.

D For GAEKON