Hindari Pick Up Parkir, Bus Rombongan RSUD Semarang Ini Terguling Masuk Ke Ladang

0

Hindari Pick Up Parkir, Bus Rombongan RSUD Semarang Ini Terguling Masuk Ke LadangGaekon.com – Bus rombongan wisatawan asal Semarang terguling di dekat objek wisata Goa Tanding, Padukuhan Gelaran II Kalurahan Bejiharjo Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul pada Sabtu (18/9).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan bahwa rombongan bus tersebut merupakan keluarga besar RSUD Semarang.

“Bus sendiri mengangkut penumpang 30 orang yang terdiri dari 25 dewasa, 5 anak yang merupakan keluarga besar RSUD Semarang,” kata Suryanto.

Senada dengan keterangan pihak polisi, salah seorang kru dari bus, Haryanto mengatakan bus tersebut mengangkut karyawan dan tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semarang Jawa Tengah.

Sebelum ke Goa Tanding, rombongan wisatawan ini sudah berkunjung ke beberapa objek wisata di DIY.

Bus Pariwisata Putra Jaya tersebut bernomor polisi H 1446 BW. Bus disopiri oleh Joko Triyono (41) warga Perum Griya lestari B.9/29 Rt.06 Rw.09 , Gondoriyo, Ngaliyan, Semarang.

Bus tersebut terguling ketika dalam perjalanan pulang dari wisata ke Goa Tanding, objek wisata yang letaknya tak jauh dengan Goa Pindul. Bus itu terguling masuk ke ladang akibat talud jalan ambrol usai bus tersebut menghindari kendaraan lain yang sedang terparkir.

“Dari sini (Goa Tanding) sebenarnya sudah mau langsung ke Semarang,” ungkapnya.

Haryanto menjelaskan bahwa usai berwisata di Goa Tanding, mereka bermaksud pulang ke Semarang. Sekitar pukul 17.30 WIB, mereka keluar dari area parkir Goa Tanding. Beberapa ratus meter dari area Goa Tanding, mereka melihat ada sebuah pick up berhenti karena sedang memuat pakan ternak.

Pickup tersebut berada di jalur berlawanan. Bus ini kemudian berusaha menghindarinya dengan mengambil jalur lebih ke kiri. Namun naas, saat minggir ke kiri tersebut talud jalan tersebut ambrol. Bus langsung terguling ke kiri dan masuk ke ladang milik penduduk.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa. Namun sedikitnya 12 orang mengalami luka, 4 di antaranya patah tulang.

Mereka langsung dilarikan ke RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu Kelor Karangmojo. Sementara itu Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pokdarwis untuk tetap menutup destinasi wisata yang berada di wilayah Kapanewon Karangmojo. Namun tetap saja masih kecolongan ada wisatawan yang berkunjung.

D For GAEKON