Cegah Interaksi Fisik Secara Maksimal, Pemerintah Larang Mudik Lokal

0

Cegah Interaksi Fisik Secara Maksimal, Pemerintah Larang Mudik LokalGaekon.com – Kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran 2021 masih terus berlanjut. Meskipun beberapa pengguna jalan ada yang memberontak, namun kebijakan ini akan terus dilakukan demi mencegah penularan Covid-19.

Tak hanya mudik lintas pulau, pemerintah juga melarang mudik lokal di kawasan aglomerasi. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito.

“Untuk memecah kebingungan masyarakat terkait mudik lokal di wilayah aglomerasi saya tegaskan bahwa pemerintah melarang apapun bentuk mudik, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi, dengan urgensi mencegah dengan maksimal interaksi fisik sebagai cara transmisi virus dari satu orang ke orang lain,” terangnya.

Namun Wiku menjelaskan bahwa di sektor esensial akan tetap beroperasi ditengah kebijakan larangan mudik, maka dari itu ia meminta agar tidak khawatir.

“Namun perlu ditekankan bahwa kegiatan lain selain kegiatan mudik di dalam satu wilayah kota/kabupaten aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apa pun demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah,” jelasnya.

Berikut ini sejumlah kawasan aglomerasi di Indonesia:

Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros

  1. Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo
  2. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan
  3. Bandung Raya
  4. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
  5. Semarang, Kendal, Ungaran dan Purwodadi
  6. Yogyakarta Raya
  7. Solo Raya

Seperti yang kita tahu, Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

D For GAEKON