Cegah Karhutla, 2,4 Ton NaCl (Garam) Disiram Ke Langit Riau

0

Cegah Karhutla, 2,4 Ton NaCl (Garam) Disiram Ke Langit RiauGaekon.com – Demi mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) menyiram 2,4 ton NaCl (garam).

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko TMC Pekanbaru, Tukiyat mengatakan bahwa BBTMC telah menabur bahan semai sebanyak 2,4 ton NaCl (garam) dalam 4 sorti di langit Riau untuk mencegah karhutla.

Tukiyat juga menjelaskan penyemaian akan dilakukan di wilayah Indragiri Hilir, Indra Giri Hulu, Siak, Bengkalis, Dumai, Pelalawan dan sekitarnya.

BPPT menilai Teknologi Modifikasi Cuaca atau TMC menjadi salah satu solusi pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Munculnya Titik Panas Memicu Karhutla

Kepala BBTMC-BPPT, Jon Arifian berharap upaya penerapan TMC mampu mengurangi potensi kemunculan titik panas. Pasalnya, kondisi curah hujan yang rendah, potensi kemunculan titik panas mudah terjadi dan memicu karhutla secara masif.

Meski demikian, menurut Kepala BPPT Hammam Riza, pelaksanaan TMC di hari ke 4 di Riau, menghasilkan volume air hujan yang signifikan.

Hujan yang terjadi mampu mempertahankan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) lahan gambut, dan meredam munculnya titik panas atau hotspot. Hammam juga mengatakan penerapan modifikasi cuaca dengan mengoptimalkan potensi curah hujan berkontribusi mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“TMC dapat menjadi salah satu bagian dari solusi permanen dalam pengendalian karhutla di masa depan,” katanya.

Sebelumnya, Pada 2019 kebakaran hutan dan lahan di Riau sempat membuat heboh lantaran menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan warga di Riau hingga masuk ke sejumlah negara tetangga di Asean.

D For GAEKON