Corona Merebak, Gaji 2 Ribu Buruh Pabrik Nunggak

0

Magetan, JATIM – Kurang lebih 2 ribu buruh pabrik PT Bintang Inti Karya yang ada di Jalan Raya Maospati-Barat Desa Karangsong, Kecamatan Barat, Magetan melakukan demonstrasi Selasa malam 24 Maret 2020. Buruh pabrik pakaian dalam itu baru selesai melakukan unjuk rasa pada Rabu dini hari 25 Maret 2020. Mereka menuntut perusahaan segera membayarkan gaji mereka yang tertunggak.

“Alhamdulillah ini sudah ada kesepakatan terkait gaji yang belum dibayar setelah didatangi Bupati Magetan,” ujar Sulistyo (42) salah satu buruh saat dihubungi GAEKON Rabu 25 Maret 2020.

Menurut Sulistyo, mediasi berlangsung alot. Kendati begitu diputuskan opsi tengah. Perusahaan akan melakukan pembayaran sebagian atau hanya membayar setengah dari nilai gaji yakni Rp 1,9 juta.

“Sudah dibayar tadi nunggu sampai jam 02.00 WIB dini hari, antre. Tapi hanya separuh, sisanya dijanjikan dua sampai tiga hari ke depan,” kata Sulistyo.

Dia menjelaskan bahwa perusahaannya telat membayar gaji karena mulai terdampak corona. “Katanya akibat terdampak Corona,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Magetan Suprawoto pun buka suara. “Kami rumuskan dan langkah yang kita kami ambil melihat kondisi lapangan (juga ekonomi dunia yang semua impor bahan dari Cina sebagai bahan baku perusahaan terhenti dan pasar negara tujuan juga lockdown),” terang Bupati Suprawoto.

Kang Woto sapaan akrab Suprawoto menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait permasalahan pembayaran buruh oleh PT Bintang Inti Karya. “Kami juga membuat laporan dan berkoordinasi dengan Bu Gubernur,” tandas Kang Woto.

Sebelumnya ribuan karyawan yang kebanyakan wanita itu menuntut gaji yang belum dibayarkan pada bulan Maret yang seharusnya setiap tanggal 11 setiap bulan. Para buruh yang kesal juga sempat melakukan aksi bakar ban bekas di halaman area pabrik.

K for GAEKON