Curi 47 Tabung Gas 3kg, Pelaku Yang Diduga ODGJ Ini Ngaku Untuk Fakir Miskin

0

Curi 47 Tabung Gas 3kg, Pelaku Yang Diduga ODGJ Ini Ngaku Untuk Fakir MiskinGaekon.com – Warga Semarang, Jawa Tengah sempat dihebohkan dengan pencurian puluhan tabung gas. Kini polisi berhasil meringkus pelaku pencurian tabung gas tersebut.

Melansir dari JPNN, Polisi mengatakan bahwa pelaku berinisial JSP (40) merupakan pasien rumah sakit jiwa di Semarang.

JSP yang merupakan warga Jalan Hasanudin, Plombokan Semarang Utara, Semarang, Jawa Tengah ini disebut orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, pelaku sempat menjalani perawatan kejiwaan di rumah sakit tersebut.

“Saya baru saja diberi tahu oleh anggota. Pelaku ini adalah eks-pasien jiwa Rumah Sakit Panti Wilasa Semarang,” katanya.

Di hadapan polisi pelaku bertingkah layaknya ODGJ. Gaya berbicara dan tingkahnya tidak terkontrol. Irwan menerangkan bahwa sementara masih proses pengobatan, nantinya akan dilakukan tahapan-tahapan penanganan berdasarkan kondisi kejiwaan pelaku.

Sebelumnya, pelaku JSP diketahui mencuri sebanyak 47 tabung gas 3 kg di pangkalan elpiji Pendirkan Lor, Semarang Tengah, Kamis (6/1) lalu.

Aksinya itu terekam CCTV. Dalam rekaman itu ia terlihat bolak-balik mengangkut elpiji menggunakan sepeda motor. Aksi pencurian itu berlangsung sekitar pukul 01.00 sampai 05.00 WIB.

“Iya saya angkut secara langsir sebanyak sembilan kali,” ujar pelaku.

Kemudian ada seorang perempuan yang mengetahuinya, namun saat kepergok, JSP justru nekat memamerkan anunya untuk menakuti-nakuti. Perempuan itu kemudian langsung lari menuju kosnya.

Menurut pengakuan pelaku, tabung gas itu dijual lewat kanal media sosial. Tercatat, 18 tabung gas dia jual dengan harga per satuan Rp 100 ribu. Pelaku kemudian mengaku bahwa hasilnya dibagi-bagikan ke orang yang membutuhkan.

“Sudah saya jual 18, satu tabungnya Rp 100 ribu, uangnya untuk fakir miskin,” lanjutnya.

Ia pun berterus terang bahwa pencurian puluhan tabung gas itu adalah aksinya yang pertama. Dari aksi yang dilakukannya, pemilik pangkalan elpiji, Wahyudiono (63) ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 6,9 juta.

D For GAEKON