Curi Start, Dua Hari Sebelum Dilarang Mudik Para Pemudik Padati Jalur Pantura

0

Curi Start, Dua Hari Sebelum Dilarang Mudik Para Pemudik Padati Jalur PanturaGaekon.com – Jalur Pantai Utara (Pantura) mulai dipadati pemudik jelang dua hari pemberlakuan larangan mudik lebaran 2021.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, pemudik yang menggunakan sepeda motor itu terlihat membawa barang-barang, mulai dari pakaian hingga oleh-oleh untuk keluarga di kampung.

Para pemudik sepeda motor ini melakukan perjalanan pulang kampung selepas berbuka puasa. Mereka memilih perjalanan malam hari karena cuaca cenderung lebih sejuk, tak terkena sengat matahari.

Hingga Selasa (4/5) dini hari, terpantau belum ada posko penyekatan jalan, baik itu di arteri Pantura ataupun jalan tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Hery Antasari mengantisipasi modus pemudik tak membawa banyak barang dan mengeteng kendaraan umum. Berdasarkan pengalamannya tahun lalu, pemudik mengirimkan barang terpisah lebih dulu. Warga lantas berpakaian ala kadarnya dengan mengenakan sandal jepit seperti tidak akan bepergian jauh.

“Kemudian ada yang rela sambung-menyambung angkutan umum. Hal itu sudah pernah terjadi tahun lalu dan kami, maupun polisi sudah paham dan sudah siapkan antisipasinya,” ujarnya.

Salah seorang pemudik yang ditemui di Karawang Jawa Barat, Suwarno mengatakan bahwa ia sengaja pulang lebih awal sebelum jalan disekat.

“Kami sengaja pulang lebih awal karena ada saudara nikah di kampung Tanggal 9 Mei. Kalau berangkat dekat hari nikahan jalan sudah disekat, enggak boleh mudik,” ujarnya.

Suwarna mengendarai motor bersama istrinya. Ia mudik dari Tanggerang dan akan menuju ke Purwokerto, Jawa Tengah. Tiga tas besar menumpuk di dek sepeda motor milik Suwarno yang merupakan barang-barang untuk keperluan pribadi selama di kampung halaman.

Sebelumnya, pada Lebaran 2020 Suwarna juga melakukan perjalanan pulang kampung menggunakan sepeda motor. Ia melakukan perjalanan pada malam hari sebelum pemerintah memberlakukan pelarangan mudik.

“Mudik Lebaran sudah jadi tradisi tahunan, pergi sebelum kebijakan diberlakukan dan pulang setelah pelarangan dicabut,” kata Suwarno.

Pemerintah melarang mudik Lebaran selama 12 hari, mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Larangan mudik ini guna mencegah penularan Covid-19.

D For GAEKON