Dalang Resto Abal-Abal Di Surabaya Terancam 5 Tahun Penjara Dan Denda Rp2 Miliar

0

Dalang Resto Abal-Abal Di Surabaya Terancam 5 Tahun Penjara Dan Denda Rp2 MiliarGaekon.com – Resto dengan menu abal-abal di daerah Surabaya dan Sidoarjo yang baru-baru ini viral harus berakhir di ranah hukum. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus dalang di balik resto tersebut.

Pelaku kejahatan berinisial ES (35) mengaku telah melakukan tindak kejahatan penipuan itu sejak tahun 2019. Bahkan dari hasil menipu itu dirinya bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp5 juta per bulan.

Iptu Arief Rizky Wicaksana Kanit Resmob Polrestabes Surabaya mengatakan bahwa pihaknya meringkus ES usai mendalami laporan dari korbannya pada pekan lalu.

“Tanggal 9 Juni 2021 korban membuat laporan di SPKT Polrestabes Surabaya, dan pada tanggal 12 Juni 2021 (ES, red) berhasil diamankan,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, ES dijerat UU Perlindungan Konsumen Pasal 62 Juncto 8, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp2 Miliar.

Selama ini ES telah membuka 30 resto dan ratusan menu abal-abal. Ia mengelola resto itu bersama satu pegawai pada setiap toko di sekitar Surabaya dan Sidoarjo.

ES menipu para pelanggan dengan memasang foto yang tidak sesuai dengan kenyataan makanan yang dikirimkan. ES juga menggunakan nama-nama restoran terkenal untuk menarik pembeli, mulai Nasi Padang Ampera, Bebek Purnama, Pecel Dharmahusada dan lain-lain.

Kabar ini menyebar usai ada seorang pelanggan yang kecewa karena makanan yang dipesan lewat aplikasi ini tidak sesuai dengan yang ada di gambar. Ia merekam restoran di kawasan Kejawan Putih Tambak itu.

Dalam video terlihat resto yang bertajuk Dapur Ndeso yang hanya ada meja panjang di pintu masuk dan hanya melayani pesanan take away.

Sejauh ini semua outlet abal-abal sudah ditutup. Saat diselidiki lebih lanjut, tempat pemesanan makanan bukanlah sebuah resto, melainkan hanya sebuah kedai rumahan.

D For GAEKON