Pria Ini Kena Prank, Dapat Transferan Nyasar Rp 38 Juta, Mendadak Langsung Ditarik Lagi

0

Pria Ini Kena Prank, Dapat Transferan Nyasar Rp 38 Juta, Mendadak Langsung Ditarik LagiGaekon.com – Siapa yang tak heboh jika mendadak mendapatkan transferan puluhan juta, sepertinya hampir semua orang. Seperti kisah yang dialami pria ini, namun kehebohannya itu ternyata harus berujung kecewa. Pasalnya, transferan uang tersebut mendadak ditarik lagi.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @masmasjawaa memperlihatkan pemilik akun yang diketahui bernama Varo merekam momen seorang temannya mendapat transferan nyasar.

Dapat Notifikasi Transferan Nyasar Dari SMS Banking

Tak main-main, transferan nyasar itu dengan saldo yang cukup besar. Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut tampak bingung saat melihat SMS Banking di ponselnya.

Ia tiba-tiba mendapat transferan Rp38 juta dari Bank Tabungan Negara (BTN). Karena itulah ia langsung bingung sekaligus heran.

Namun yang membuatnya lebih heran, transferan uang itu ditarik kembali oleh pihak bank. Perasaan yang awalnya senang lantaran uang senilai Rp38 juta tiba-tiba masuk ke rekening tabungannya, seketika berubah menjadi patah hati.

Dalam video itu, terlihat pihak bank yang bersangkutan mentransfer Rp38 juta pada 27 Desember 2021 sekitar pukul 19.45.51. Namun, saldo itu ternyata ditarik kembali di waktu yang sama.

“Semalam aku dapat transferan dari BTN Rp38 juta. Terus ditarik lagi sama BTN-nya, tuh. Kan nge-prank. Nih, dapat transferan Rp38 juta, tuh,” ucap pria tersebut.

Ia yang sempat bahagia karena mendadak mendapat rezeki transferan nyasar dari BTN. Namun, hal itu ternyata prank. Video tersebut sontak viral, telah dilihat lebih dari 600 ribu kali dan mendapat likes 40.600 dari pengguna TikTok.

“Itu namanya eror correction. Jadi bakal ditarik lagi karena itu bukan uang abangnya,” kata @dhimaspri.

“Cuma numpang lewat doang. Bukannya untung malah rugi bayar SMS Banking,” sahut @toldja.

“Pencucian uang itu sering muncul pas akhir tahun emang wkwkwk. Kalau dapat ambil langsung buru-buru ambil,” tulis @waferr_bengbeng.

“Saya kerja di bank. Itu namanya koreksi. Terjadi karena human error, kesalahan karena human error, kesalahan teller maupun sistem yang mengakibatkan kesalahan,” ujar @agamakbar10.

D For GAEKON