Densus 88 Ungkap Pelaku Bom Rakitan MAN 3 Padang

0

Densus 88 Ungkap Pelaku Bom Rakitan MAN 3 Padang

Ledakan terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang diakibatkan oleh bom rakitan.

Jubir Densus 88 AT Polri, Kombes Mayndra Eka mengonfirmasi bahwa pelaku adalah siswa sekolah tersebut.

“Iya (pelajar). Inisial R (17),” ujar Mayndra, dikutip dari detik, Rabu (15/7/26).

Ledakan di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah itu terjadi pada Selasa (14/7/26).

“Meledak sekali, di samping kelas. Tidak ada korban,” ungkapnya.

Kombes Mayndra Eka Wardhana menjelaskan barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah.

Petugas mengamankan sejumlah barang mulai dari tas hitam, kelereng, pisau, baut, anak panah, hingga petasan.

“Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya,” ungkapnya.

Setelah ditelurusi, polisi melakukan penanganan awal terhadap R. Berdasarkan hasil penyelidikan awal diduga R sebagai pemilik barang-barang tersebut.

Berdasarkan keterangan awal terduga, perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.

“Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum,” kata Mayndra.

Mayndra menjelaskan pelaku mengaku mendapat bahan peledak terinspirasi kasus bom di SMAN 72 Jakarta. Polisi saat ini masih menyelidiki motif tersebut.

“Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa terkait kejadian tersebut. R dan barang bukti telah diamankan pihak kepolisian. Densus 88 beserta Polda Sumbar meminta keterangan saksi-saksi guna pendalaman kasus tersebut.

 

 

KA For GAEKON