Didakwa Sebarkan Berita Bohong, Edy Mulyadi: Saya Berharap Akan Diproses Secara Adil

0

Didakwa Sebarkan Berita Bohong, Edy Mulyadi: Saya Berharap Akan Diproses Secara AdilGaekon.com – Edy Mulyadi didakwa menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran oleh Jaksa penuntun Umum (JPU).

“Terdakwa sengaja menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat,” papar jaksa pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (10/5).

Melansir dari Kompas, Jaksa mengatakan informasi itu adalah pernyataannya yang viral di media sosial terkait Ibu Kota Nusantara (IKN) baru sebagai tempat pembuangan jin.

Jaksa lantas mendakwa Edy dengan Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana subsidair Pasal 14 Ayat (2) UU yang sama.

Atau, kedua, Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Teknologi (ITE) atau ketiga Pasal 156 KUHP.

Edy Dianggap Kerap Membagikan Berita Yang Menimbulkan Pro Kontra

Menurut penjelasan jaksa, Edy memiliki channel YouTube di bawah perusahaan pers bernama FNN. Namun, perusahaan itu tidak terdaftar sebagai media di Dewan Pers.

Jaksa menilai, akun YouTube Edy kerap memberikan informasi yang menimbulkan pro kontra di masyarakat. Adapun konten Edy yang dipermasalahkan berjudul “Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara Proyek Oligarki Merampok Uang Rakyat”.

Edy dinyatakan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada 31 Januari 2022. Hingga kini, ia ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Edy berharap proses persidangan dapat berlangsung transparan dan memberikan keadilan padanya.

“Pengadilan adalah tempat masyarakat mencari keadilan dan saya berharap betul-betul ini akan berproses secara adil, transparan, murni secara hukum sehingga nanti akan divonis secara adil juga,” tuturnya.

D For GAEKON