Diduga Depresi Ingin Bertemu Keluarga, Pasien Covid-19 Di Wisma Atlet Ini Lakukan Percobaan Bunuh Diri

0

Diduga Depresi Ingin Bertemu Keluarga, Pasien Covid-19 Di Wisma Atlet Ini Lakukan Percobaan Bunuh DiriGaekon.com – Seorang pasien Covid-19 di Wisma Atlet Pademangan melakukan percobaan bunuh diri. Namun aksinya ini berhasil digagalkan oleh dua prajurit dari TNI Batalyon Komando 461 Pasukan Khas (Paskhas).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Pasien Covid-19 berinisial EK itu hendak melakukan percobaan bunuh diri dari lantai 20 tower 9 Wisma Atlet Pademangan pada Selasa (23/2).

Awalnya, prajurit Batalyon Komando 461 Paskhas Praka David Anjar mendapat laporan bahwa ada percobaan bunuh diri yang dilakukan EK.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.55 WIB. Setelah mendapat laporan, Praka David langsung menuju lokasi percobaan bunuh diri EK.

Setelah sampai di lokasi, Praka David menemukan Serda Dadang dari Detasemen Matra I Paskhas nampak kelelahan memegang tangan kiri EK yang sudah berada di luar jendela untuk menjatuhkan diri.

Kejadian itu cukup dramatis karena EK bergelantungan di tangan Serda Dadang. Praka David kemudian langsung memegang tangan kanan EK untuk menariknya ke dalam jendela kamar.

Meski sudah dua orang yang berusaha menolong, namun EK tetap bersikeras ingin mencoba bunuh diri. Praka David dan Serda Dadang mencoba membujuk EK selama 10 menit dan akhirnya berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Setelah itu, EK dibawa oleh Tenaga Kesehatan untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya sangat lemah.

Aksi heroik dua prajurit Batalyon Komando 461 Pasukan Paskhas itu diapresiasi pasien Wisma Atlet lainnya karena dianggap sigap dan memiliki jiwa kepedulian yang kuat.

“Sekali lagi kami sangat bangga memiliki petugas-petugas yang sigap dan memiliki jiwa kepedulian yang kuat antar sesama” kata salah satu penghuni Wisma Atlet.

EK merupakan seorang TKW berusia 50 tahun. Alasan EK ingin bunuh diri lantaran depresi karena merasa rindu ingin bertemu dengan keluarga dan anaknya.

D For GAEKON