Diduga Menistakan Lagu Indonesia Raya Dan Simbol Negara, Politisi Demokrat Diserang Warganet

0

Diduga Menistakan Lagu Indonesia Raya Dan Simbol Negara, Politisi Demokrat Diserang WarganetGaekon.com – Politisi Demokrat Rachland Nashidik diduga menistakan lagu Indonesia Raya dan simbol negara. Rachland Nashidik membagikan sebuah poster latar belakang potret Presiden Joko Widodo yang berisi lagu Indonesia Raya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suarajakarta, Hal ini dibagikan pengguna akun Twitter @MurtadhaOne1 pada Minggu (8/8).

Akun tersebut membagikan video yang memperlihatkan postingan Rachland Nashidik menyinggung lagu Indonesia Raya.

“Rekam jejak digital politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik menista Indonesia Raya dan simbol-simbol negara,” cuit akun Twitter @MurtadhaOne1.

Dalam video, terungkap Rachland Nashidik membagikan sebuah poster berisi lagu Indonesia Raya. Poster tersebut memiliki latar belakang potret Jokowi.

“Ini lebih menarik,” tulis Rachland Nashidik dalam narasinya.

Menurut pengguna twitter @MurtadhaOne1, Rachland Nashidik telah menjadikan lagu Indonesia Raya sebagai bahan guyonan. Bahkan ia juga menyindir Rachland Nashidik, dengan menyentil lagu ciptaan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Lagu kebangsaan dibuat main-main mungkin bagi politisi Partai Demokrat, lagu ciptaan SBY lebih sakral daripada lagu kebangsaan Indonesia Raya,” tulis @MurtadhaOne1.

Bahkan @MurtadhaOne1 mengingatkan momen membanggakan saat lagu Indonesia Raya berkumandang di Olimpiade Tokyo.

“Belum lama kemarin, banyak dari kita meneteskan air mata saat Indonesia Raya dikumandangkan di Olimpiade Tokyo. Lalu bisa-bisanya ada politisi @pdemokrat tiba-tiba hanya karena benci sama situasi, dia mencela dan menghina lagu Indonesia Raya?” tulis @MurtadhaOne1.

Terduga Penistaan Lagu Indonesia Raya Dan Simbol Negara Mengaku Twitternya Dibajak

Sementara itu, Rachland Nashidik mengaku bahwa akun Twitternya dibajak sejak 29 Juli sampai 7 Agustus 2021.

Ia mengaku tidak tahu siapa pihak yang membajak Twitternya, lalu menyerukan aksi anti demokrasi. Menurutnya, pihak itu memang sengaja membajak Twitternya karena dirinya aktif mengkritik pemerintah.

“Saya tidak tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas perbuatan anti demokrasi itu. Yang pasti dia tidak suka dengan isi tweet-tweet saya,” beber Rachland Nashidik.

Video klarifikasi Rachland Nashidik itu kembali disorot oleh @MurtadhaOne1. Ia menilai bahwa penjelasan Rachland Nashidik tidak masuk akal.

“Penista lagu kebangsaan Indonesia ini mencoba berkelit, bilang kalau akunnya diretas sejak tanggal 7 Agustus. Padahal sejak 29 Juli dia sudah menista lagu kebangsaan Indonesia dengan gambar yang sama,” tulis @MurtadhaOne1.

Warganet ini bahkan meminta pihak polisi agar segera mengamankan Rachland Nashidik dari kemarahan rakyat Indonesia.

D For GAEKON