Digabung Dengan Perusahaan Lain, Pemerintah Bubarkan 3 BUMN

0

Digabung Dengan Perusahaan Lain, Pemerintah Bubarkan 3 BUMNGaekon.com – Sebanyak 3 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibubarkan oleh pemerintah. 3 perusahaan tersebut akan digabungkan dengan perusahaan BUMN lain.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Ketiga BUMN yang dibubarkan yaitu PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Perikanan Nusantara (Persero).

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) yang bergerak di bidang logistik akan digabungkan ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI. Hal ini dinyatakan dalam PP Nomor 97 Tahun 2021.

“Dengan penggabungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa dinyatakan bubar tanpa likuidasi,” demikian dinyatakan dalam Pasal 2 ayat (1) PP tersebut dikutip Senin (20/9).

Dalam pasal tersebut juga dijelaskan bahwa segala hak dan kewajiban serta kekayaan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa beralih karena hukum kepada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Pembubaran tanpa likuidasi ini juga dialami oleh PT Pertani (Persero), melalui PP Nomor 98 Tahun 2021. BUMN sektor pertanian penyedia benih dan pupuk bantuan pemerintah ini, digabungkan ke dalam PT Sang Hyang Seri (Persero) yang bergerak di bidang produksi dan penyediaan benih pertanian khususnya padi.

“Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertani yang statusnya sebagai Perusahaan Perseroan (Persero) ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2l Tahun 1973 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Pertanian Negara menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO) digabungkan ke dalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sang Hyang Seri yang statusnya sebagai Perusahaan Perseroan (Persero) ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1995 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (PERUM) Sang Hyang Seri menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO),” demikian dinyatakan di Pasal 1 PP tersebut.

Selanjutnya yaitu PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus. Sesuai dengan PP Nomor 99 Tahun 2021, Perseroan digabungkan ke dalam PT Perikanan Indonesia (Persero) atau Perindo.

Keputusan pembubaran BUMN tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang telah diteken Presiden Jokowi pada tanggal 15 September 2021.

Beleid tersebut juga telah diundangkan dan dicatat dalam Lembaran Negara oleh Menkumham Yasonna H. Laoly pada tanggal yang sama.

D For GAEKON