Uang Kembaliannya Diganti Permen, Wanita Ini Marah-Marah Di Kasir

0

Uang Kembaliannya Diganti Permen, Wanita Ini Marah-Marah Di KasirGaekon.com – Sudah menjadi kebiasaan pegawai minimarket memberi uang kembalian berupa permen. Hal ini seringkali membuat pembeli geram, lantaran uang kembaliannya itu tidak bisa untuk membeli barang lagi.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @lapakunique_malang memperlihatkan seorang emak-emak pengunjung minimarket tengah marah-marah di kasir, lantaran uang kembaliannya diganti dengan permen.

“Marah-marah guys. Sekarang kan uang receh sulit baget guys. Jadi, salah satu jalan kita kasih permen, ada enggak sih kalian di sini punya uang receh, butuh banget nih, guys,” bunyi keterangan dalam video.

Kasir Mengganti Uang Rp.1.500 Dengan Permen

Emak-emak yang bersangkutan tampak tidak bersedia uang kembaliannya Rp 1.500 diganti dengan permen. Ia bersih keras agar uang kembalian tersebut diberikan bukan diganti permen.

Apalagi, menurut pengakuannya, jumlah uang itu terbilang besar hingga dirinya enggan menerima permen yang diberikan.

Namun kasir minimarket itu keukeuh bahwa mereka tidak memiliki uang receh Rp 1.500 hingga mau tidak mau menggantinya. Paslanya, jumlah permen tersebut dianggap sama dengan jumlah uang wanita itu.

“Maaf mbak Rp 1.500 tidak ada, kita ganti dengan permen. Gimana?,” ucap kasir.

“Enggak mau, Kak. Aku enggak mau permen. Aku maunya uang kembalian aja,” jawab emak-emak itu.

“Kalau gitu, kakaknya ada uang pas? soalnya kita enggak ada uang receh,” ucap kasir itu lagi.

Menurutnya, swalayan atau minimarket seharusnya memiliki uang receh karena pengunjung dinilai tidak semuanya mempunyai uang pas.

“Uang Rp 1.500 kan lumayan banyak. Ia kalau Rp100, Rp200. Masa semua pengunjung di sini ada uang pas kan enggak mungkin. Harusnya dari pihak tokonya ada kembaliannya. Aku enggak mau permen, kasih aja uang pas,” ucap wanita itu.

Video tersebut sontak viral dan mengundang komentar warganet. Banyak warganet yang menilai kasir swalayan seharusnya tidak memberi permen sebagai ganti uang kembalian karena dianggap tidak pantas dan melanggar aturan.

Menurut UU Bank Indonesia pasal 2 ayat 3 menyebut setiap pembayaran menggunakan uang juga harus dipenuhi dengan uang bukan barang apalagi permen.

“Uang kembalian hak pemilik, sedekah nggak boleh dipaksakan. Sekarang seakan-akan dimanfaatkan,” ujar @elshakdr.

“Saya mendukung pembeli kali ini mewakili sekali,” tulis @Anie_Rizky_syah1509.

“Aku juga pernah jadi kasir. Dan, kali ini aku dukung pembelinya,” timpal @doglo.

“Pegawai ter****. Sudah salah di umbar juga di medsos. Tanpa kalian sadari, malah memperburuk reputasi toko kalian sendiri,” sahut @Ayla.378.

D For GAEKON