Dilaporkan Ke Polisi Soal Kritik Menag Yaqut, Gus Nur: Saya Tidak Punya Waktu Menanggapi

0

Dilaporkan Ke Polisi Soal Kritik Menag Yaqut, Gus Nur: Saya Tidak Punya Waktu MenanggapiGaekon.com – Langkah Brigade Muslim Indonesia (BMI) yang melaporkan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ke Polda Sulsel soal kritikannya terhadap Menag Yaqut akhirnya ditanggapi langsung.

Melansir dari Jpnn, Gus Nur meresponnya dengan sangat santai. Pihaknya mengungkapkan bahwa akan menyerahkan semuanya kepada Allah.

“Semua saya serahkan kepada Allah. Saya tidak punya waktu menanggapi,” kata Gus Nur.

Gus Nur mengaku tak mau ambil pusing soal pelaporan dirinya. Gus Nur meyakini tidak bersalah. Dia juga menyebut video yang viral itu telah dipotong dan diedit seolah-olah dirinya menistakan azan.

Ia menghimbau masyarakat menonton videnya secara utuh agar benar-benar memahami penjelasannya. Apalagi, menurutnya tindakan itu merupakan respons tentang pro kontra aturan Menag Yaqut Cholil Qoumas tentang pengeras suara.

Gus Nur Kesal Laporannya Tidak Pernah Di Proses Polisi

Gus Nur kesal lantaran laporannya terhadap orang-orang yang menghina dan menistakan dirinya tidak pernah diproses polisi. Dua laporan itu pernah dibuat Gus Nur di Polda Jatim dan Polda Sulteng.

“Dua orang yang mengatakan saya adalah dajal, penipu, anjing, kambing, anak pelacur, dan pemecah belah bangsa,” tutur Gus Nur.

Oleh karena itu, dia meminta polisi tidak tebang pilih dalam menangani kasus hukum.

“Semua saya laporkan, tetapi sudah tiga sampai tahun mengendap enggak ada berita. Begitu giliran saya yang dilaporkan, langsung diproses dan diciduk,” ujar Gus Nur.

Gus Nur dipolisikan organisasi masyarakat (ormas) di Makassar itu terkait pelanggaran UU ITE. Laporan itu dilakukan BMI setelah viral video Gus Nur mengumandangkan azan disertai suara gonggongan anjing.

D For GAEKON