Dinilai Provokatif, Satpol Pp Hapus Mural “Dipaksa Sehat Di Negara Yang Sakit” Di Pasuruan

0

Dinilai Provokatif, Satpol Pp Hapus Mural “Dipaksa Sehat Di Negara Yang Sakit” Di PasuruanGaekon.com – Mural yang tergambar di salah satu dinding rumah kosong di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur dihapus oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, mural bertuliskan “Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit” tersebut dianggap provokatif sehingga pihak Satpol PP segera menghapusnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan bahwa mural tersebut sebenarnya multi tafsir, namun bisa dikatakan juga provokasi.

“Mural tersebut nadanya kalau kami mengartikannya dapat dikatakan kritis, cuma kan multi tafsir. Kalau kami mengartikan provokasi juga, menghasut lah. Sekarang kalau misalnya bahasanya ‘Dipaksa sehat di negara sakit’ apakah memang negara kita sakit. Kan jadi pertanyaan juga,” terangnya.

Tulisan yang dinilai provokatif tersebut terletak di atas dua gambar kartun. Penghapusan mural itu dilakukan dua hari lalu sejak adanya laporan dari pemerintah kecamatan.

Untuk mengusut kasus tersebut, pihaknya juga akan mencari tahu pemilik rumah kosong itu dan pelukisnya.

“Sebenarnya saya ingin klarifikasi juga kepada pemural dan kepada pemilik rumah. Itu ceritanya bagaimana kok sampai ada mural seperti itu,” katanya.

Menurut Bakti, penghapusan gambar mural itu dianggap telah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 2 Tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Dalam regulasi itu disebutkan larangan mencoret dinding atau tembok sarana umum.

“Kalau kami menghubungkan dengan masalah Perda ya. Yang pasti kalau Perda kita Perda Nomor 2 Tahun 2017, memang ada mengatur tentang tertib lingkungan, setiap orang dilarang mencorat-coret yang mengarah pada sarana umum,” kata Bakti.

“Itu dikategorikan sarana umum karena pinggir jalan persis itu kan. Dan dilihat oleh umum,” tambahnya.

D For GAEKON