Dipanggil Bareskrim Polri Ridwan Kamil: Besok Jam 9 Saya Akan Hadir

0

Dipanggil Bareskrim Polri Ridwan Kamil: Besok Jam 9 Saya Akan HadirGaekon.com – Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan dirinya akan penuhi panggilan dari pihak kepolisian guna dimintai keterangan berkaitan dengan kegiatan Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor. Ridwan Kamil nantinya akan datang ke Bareskrim Polri dengan didampingi bagian Biro Hukum di Pemprov Jabar.

“Jadi besok jam 09.00 WIB saya akan hadir dan ditemani oleh Biro Hukum karena mungkin banyak pertanyaan terkait Peraturan Gubernur yang berhubungan dengan penegakan protokol kesehatan,” kata dia di Gedung Sate Bandung, Kamis (19/11/2020) dikutip dari Kumparan.com.

Sementara itu, terkait Habib Rizieq, Ridwan Kamil mengakui sejak kedatangannya di bandara lalu, telah menarik publik apalagi dilanjutkan dengan berkegiatan di Jakarta dan Bogor. Selain itu, pihak kepolisian juga memintai sejumlah keterangan kepada kepala daerah setempat berkaitan dengan kegiatan Habib Rizieq.

Namun, mengenai hal ini tentunya sebagai warga negara yang taat hukum, maka orang nomor satu di Jawa Barat tersebut akan menyampaikan keterangannya.

“Tentunya saya sebagai warga negara yang taat hukum, maka hal-hal seperti ini wajib kita penuhi,” ucap dia.

Namun, ia juga kembali menegaskan bahwa sistem di Jakarta dan Jabar berbeda. Di Jabar, soal teknis penyelenggaraan kegiatan apa pun menjadi kewenangan bupati dan wali kota.

Beda hal dengan yang ada di Jakarta, yang menjadi kewenangan gubernur. Seperti yang diketahui, tak hanya Ridwan Kamil saja, Bupati Bogor Ade Yasin pun juga akan dimintai keterangan oleh polisi di Polda Jabar. Namun, saat ini Ade Yasin masih menjalani masa isolasi mandiri lantaran positif corona.

“Kalau di luar Jakarta, semua kewenangan teknis itu ada di wali kota dan bupati, jadi ada ribuan kegiatan tiap tahun di seluruh Jabar itu dikelola oleh bupati dan wali kota karena hubungan antara bupati dan wali kota dan gubernur itu koordinatif ya, jadi tidak wajib melaporkan tapi sifatnya koordinasi,” tutur dia.

Perlu diketahui, kegiatan Habib Rizieq di Megamendung dinilai menimbulkan kerumunan massa begitu banyak. Sehingga dengan banyaknya orang yang hadir sulit menaati protokol kesehatan seperti tak menjaga jarak ataupun tak mengenakan masker. Kegiatan tersebut kabarnya tak mendapat restu dari Ade Yasin. Namun, massa tetap datang kemudian polisi melakukan penindakan secara humanis.

Z For GAEKON