Diperiksa Terkait Kasus Rasisme Pigai, Abu Janda: Laporan Tersebut Memiliki Motif Politik

0

Diperiksa Terkait Kasus Rasisme Pigai, Abu Janda: Laporan Tersebut Memiliki Motif PolitikGaekon.com – Permadi Arya atau Abu Janda Hari ini (4/2) hadiri pemeriksaan Kasus Dugaan Ujaran SARA ke aktivis Papua Natalius Pigai. Ia diperiksa mulai pukul 10.00 WIB.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Dittipidsiber Bareskrim Polri memeriksa Abu Janda selama kurang lebih 5 jam. Mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Usai diperiksa, Abu Janda menceritakan bahwa ia selama 5 jam itu dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik.

“Saya baru selesai pemeriksaan 4-5 jam 20 pertanyaan sama kuasa hukum saya mas Arif dan Bang Dedi. Jadi ternyata baru diperiksa dalam rangka interview proses lidik untuk pelapornya itu-itu juga,” katanya.

Menurut Abu Janda, laporan tersebut memiliki motif politik terhadapnya. Ia menduga ada pihak yang ingin menggiring kasus Ambroncius Nababan menghina Natalius Pigai terus berkembang. Sehingga ia bisa dijadikan sebagai target selanjutnya.

“Memang kemarin saat Ambroncius Nababan ramai, tapi kan Ambroncius ditangkap adem. Sudah berbagai elemen masyarakat sudah puas dengan kinerja Kapolri bekerja dengan profesional makanya saya bingung itu twit saya tanggal 2 Januari,” terangnya.

Namun Abu Janda mengatakan bahwa dirinya sebagai Warga Negara Indonesia yang baik akan mencoba untuk kooperatif.

“Aku cuma pengen bilang bahwa aku sebagai Warga Negara Indonesia yang baik menjalani proses hukum ini, taat hukum, dan mencoba untuk kooperatif. Jadi kita lihat nanti ya,” tutur Abu.

Sebelumnya, dalam akun Twitter Abu Janda @permadiaktivis1, ia menyinggung kata evolusi dalam kalimat yang diarahkan ke Natalius Pigai. DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melaporkan pemilik akun twitter @permadiaktivis1 ke Bareskrim Polri terkait dugaan rasisme terhadap tokoh Papua, Natalius Pigai.

Laporan rasisme ini tertuang dalam nomor LP/B/0052/I/2021/Bareskrim, tanggal 28 Januari 2021. Pelapor adalah Medya Rischa dengan terlapor @permadiaktivis1.

D For GAEKON