Disebut Sebagai Sumber Wabah Listeria, Inilah Fakta Jamur Enoki

0

Gaekon.com – Dianggap berbahaya dan mengandung Listeria, Kementerian Pertanian melalui Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan baru saja mengumumkan memusnahkan jamur enoki. Melalui Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Ir. Yasid Taufik, MM., mengatakan bahwa pihaknya telah memusnahkan jamur enoki, karena beberapa negara di Australia, Amerika, dan beberapa negara lain.

“Kemarin 2 hari yang lalu kita telah memusnahkan jamur enoki, karena beberapa negara di Australia, Amerika, dan beberapa negara lain, telah menginfokan bahwa jamur enoki mengandung Listeria,” ujar Ir. Yasid Taufik, MM.

Hal tersebut menjadi sangat kontras, mengingat keberadaan jamur ini cukup hits di Indonesia, apalagi ditambah dengan semakin trennya masakan ala suki, di mana jamur ini digunakan sebagai toping atau pelengkap.

Kali ini GAEKON akan memberikan fakta apa saja tentang jamur enoki. Untuk lebih lengkapnya simak berikut ini :

1. Diimpor Korea Selatan

Terjadinya empat kematian dan 31 orang dirawat di rumah sakit karena wabah Listeria multistat, pihak Center for Disease Control (CDC) Amerika mengaitkan hal tersebut dengan jamur enoki, walaupun kemungkinan kini sudah berakhir.

Dalam investigasi yang ditemukan oleh CDC, jamur enoki tersebut dijual oleh H&C Food Inc., Guan’s Mushroom Co, dan Sun Hong Foods, Inc. Jamur dipasok dan iimpor oleh Korea Green Co Ltd. yang dijual sejak 23 November 2016 hingga 13 Desember 2019.

Jika dikaitkan dengan wabah, pihak CDC menduga bahwa perusahaan tersebut yang menjadi sumber wabah. Akhirnya pemberitahuan terkait bahayanya jamur yang dipasok tersebut diumumkan oleh BPOM Amerika.

Selain itu, adanya listeria pada jamur enoki pada dua perusahaan tersebut juga dikonfirmasi oleh Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea.

2. Disebut Baik untuk Ibu hamil

Dikabarkan bahwa jamur tersebut mengandung rendah kalori. Selain itu, ditemukan kandungan protein, asam lemak tak jenuh, serat, mineral, dan vitamin. Dikatakan baik untuk ibu hamil, karena Semua kandungan di dalamnya sangat baik untuk pertumbuhan janin dan perempuan hamil.

Namun, hal ini bisa berujung menjadi bahaya. Karena bakteri Listeria berbahaya bagi orang dengan kekebalan tubuh lemah, termasuk ibu hamil, lansia, dan anak-anak.

3. Digunakan Dalam Resep Masakan

Sukiyaki ala Jepang atau dari Korea Selatan, disebut-sebut enoki menjadi resep yang paling hits dalam menu makanan tersebut. Bersama kuah tomyam atau soyu, dimasak di atas kompor menyala, Gaya masak ini banyak diminati masyarakat, dan diadaptasi berbagai restoran di Indonesia.

4. Tanaman Asli Asia

Bernama latin Flammulina veluptipes, jamur ini punya beragam nama dan penyebutan di masing-masing negara. Jika di Jepang dan Korea Selatan jamur enoki digunakan untuk makan. Lain halnya di negeri Panda. Di China, jamur enoki juga digunakan sebagai obat tradisional.

Penyebutan dalam jamur ini juga beragam. Di China disebut sebagai Jingu, orang Korea menyebut jamur enoki dengan dengan paengi beoseot, dan disebut sebagai tram vang atau kim cham di Vietnam.

5. Banyaknya Jenis Enoki

Ternyata sangat banyak jenis jamur enoki. Warnanya tidak hanya berwana putih. Selain itu juga ada yang berwarna cokelat muda, hingga berwarna kuning keemasan.

Memang enoki yang berwarna putih banyak ditemui di supermarket, karena yang dibudidayakan lebih banyak jamur berwarna putih. Sedangkan yang berwarna cokelat ataupun kuning keemasan tumbuh liar di hutan dengan tangkai yang lebih tebal.

Z For GAEKON